Terancam Kapital Besar, Petani Kopi Berskala Kecil di Jogja Sulit Berkembang

Petani kopi yang hanya mempunyai lahan di bawah 5 hektar seringkali tidak diakui keberadaannya

Galih Priatmojo
Rabu, 13 Juli 2022 | 17:10 WIB
Terancam Kapital Besar, Petani Kopi Berskala Kecil di Jogja Sulit Berkembang
Komunitas Kopi Nusantara menyampaikan paparannya tentang Jogja Coffee Week di Yogyakarta, Rabu (13/07/2022). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

"Karenanya di tingkat lokal, mereka perlu didorong agar kopi-kopi kampung bisa meramaikan industri kopi di Indonesia," ungkapnya.

Sementara Ketua panitia Jogja Coffee Week, Rahadi Saptata Abra mengungkapkan, Jogja Coffee Week akan digelar pada 2-6 September 2022 mendatang di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan kali kedua itu sengaja dilakukan untuk pengembangan usaha kopi mulai skala petani, UMKM hingga perusahaan besar pasca pandemi.

"Setelah dua tahun pandemi, kami ingin mengembalika usaha kopi dan segala turunannya, baik dari sisi hulu, tengah dan puncaaknya untuk kembali bertumbuh pesat," paparnya.

Kegiatan tersebut, lanjut Abra diharapkan membantu percepatan ekonomi di dalam negeri. Selain itu memacu pertumbuhan ekspor kopi Indonesia keluar negeri yang pasarnya semakin besar dan terus bertumbuh.

Baca Juga:Guru SMP di Jogja Akui Kelas Canggung Saat PTM Dimulai: Sekarang Sudah Cair

"Kita perlu menguatkan dan menjaga dinamika ekosistem bisnis dan komoditi kopi," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak