Masuki Perairan Dekat Kepulauan Paracel, China Usir Kapal Perusak AS

Selain China, Vietnam dan Taiwan juga mengeklaim sebagai pemilik kepulauan itu.

Galih Priatmojo
Rabu, 13 Juli 2022 | 17:31 WIB
Masuki Perairan Dekat Kepulauan Paracel, China Usir Kapal Perusak AS
Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Benfold (DDG 65), yang dikerahkan ke area operasi Armada ke-7 AS, melakukan operasi di Laut China Selatan, dalam gambar selebaran yang dirilis pada 13 Juli 2022. (ANTARA/AL AS/HO via Reuters/as)

Amerika Serikat membela hak setiap negara untuk terbang, berlayar dan beroperasi di mana pun hukum internasional membolehkan, dan tak satu pun perkataan China soal hal yang sebaliknya akan "menghalangi kita", kata AL AS.

China merebut kendali atas Kepulauan Paracel dari pemerintah Vietnam Selatan pada 1974.

Senin lalu menandai enam tahun keputusan pengadilan internasional yang membatalkan klaim China atas Laut China Selatan, sebuah jalur perdagangan kapal senilai 3 triliun dolar AS (Rp45 kuadriliun) per tahun.

China tidak pernah menerima keputusan tersebut.

Baca Juga:Kapal Selam Nuklir China Terus Membuntuti Kapal Perang Australia karena Dituding Memasuki Wilayahnya

Negara itu mengeklaim hampir seluruh Laut China Selatan, padahal Filipina, Malaysia, Taiwan dan Brunei juga saling bersaing dan kerap melakukan klaim atas wilayah yang sama.

China telah membangun pulau-pulau buatan, termasuk bandara, di beberapa wilayah Laut China Selatan yang dikuasai.

Tindakan itu menimbulkan kekhawatiran terhadap niat Beijing di kawasan tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak