7 Fakta Meninggalnya Kopda Muslimin, Otak dari Penembakan Istrinya yang Sempat Dilakukan Berulang Kali

Kopda Muslimin dinyatakan meninggal dunia di kediaman orang tuanya pada Kamis (28/7/2022) pagi hari.

Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 28 Juli 2022 | 15:14 WIB
7 Fakta Meninggalnya Kopda Muslimin, Otak dari Penembakan Istrinya yang Sempat Dilakukan Berulang Kali
Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia di Kendal (Twitter/@1Khan_7)

Pukul 07.00 WIB Kopda Muslimin dinyatakan meninggal dunia oleh orang Mustakim di tempat tidur. Kemudian saudaranya yang bernama Arif melaporkan ke Dan unit intel Kodim 0715 / Kendal bahwa kakaknya meninggal dunia di rumah orang tuanya.

5. Diduga Meminum Racun

Meninggalnya Kopda Muslimin diduga karena dirinya minum sebuah racun. Dugaan tersebut berdasarkan atas kondisi Kopda Muslimin yang datang ke rumah orang tuanya dalam keadaan muntah-muntah.

Menanggapi hal tersebut, jenazah akan diautopsi untuk mengetahu lebih lanjut penyebab kematian Kopda Muslimin. Tindakan tersebut diambil atas persetujuan keluarga dan orang tuanya.

Baca Juga:Sempat Minta Maaf ke Orang Tua, Kopda Muslimin Meninggal Dunia di Kendal

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat berada di rumah orang tua Kopda M. [Dok Polda Jateng]
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat berada di rumah orang tua Kopda M. [Dok Polda Jateng]

6. Diketahui Berkali-kali Mencoba Bunuh Istri

Kopda Muslimin tak hanya sekali melakukan percobaan membunuh istri dia. Sebelumnya tercatat tiga kali percobaan membunuh Rina Wulandari tapi selalu gagal. Mulai dari meracuni dengan air kecubung, menculik target dalam kondisi mati dan terakhir santet.

7. Ada Wanita Idaman Lain

Rentetan percobaan bunuh diri ini, tak lain adanya Wanita Idaman Lain (WIL) yang dimiliki Kopda Muslimin. Wanita berinisial W ini sempat diajak tinggal bersama namun W menolak ajakan Muslimin. 

Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia

Baca Juga:Kopda M Ditemukan Tewas, Sempat Minta Maaf ke Orangtua lalu Muntah-muntah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak