Harga BBM Bakal Naik, Menparekraf Sandiaga Uno Pastikan Pemerintah Sudah Hitung Cermat

Menurut Sandi, penyesuaian harga BBM mau tidak mau harus dilakukan.

Eleonora PEW
Rabu, 31 Agustus 2022 | 09:37 WIB
Harga BBM Bakal Naik, Menparekraf Sandiaga Uno Pastikan Pemerintah Sudah Hitung Cermat
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) menyampaikan tentang rencana kenaikan BBM di Yogyakarta, Selasa (30/08/2022) malam. - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu Ayu Palupi)

SuaraJogja.id - Pemerintah berencana menaikkan harga Bahan Bakan Minyak (BBM) pada September 2022 ini. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pun menyampaikan tanggapan terkait penyesuaian harga BBM tersebut.

Sandi menyatakan, pemerintah sudah cermat dalam menghitung penyesuaian harga BBM di tingkat masyarakat, apalagi saat ini ekonomi Indonesia memasuki era turbulensi akibat inflasi.

"Di mana sekarang ibu-ibu sudah mulai merasakan harga-harga bahan pokok mulai naik. Cabai naik, telur, dan BBM diprediksi akan disesuaikan harganya, bukan naik," papar Sandi usai bertemu tokoh dan pengurus PPP DIY di Yogyakarta, Selasa (30/08/2022) malam.

Menurut Sandi, penyesuaian harga BBM mau tidak mau harus dilakukan. Sebab harga minyak dunia terus mengalami kenaikan. Pada Selasa (30/08/2022) pagi harga minyak dunia berada di angka 105 dolar Amerika per barrel.

Baca Juga:Tambah Bantuan Sosial, Luhut Pastikan Pemerintah Lindungi Masyarakat Ketika Harga BBM Naik

Karenanya bila harga BBM tidak disesuaikan, maka subsidi pemerintah akan sangat besar. Diperkirakan pemerintah harus menanggung subsidi hingga Rp700 triliun.

"Jadi ini berat sekali dari segi subsidi. Bayangkan kalau tambahan Rp200 triliun itu dibagikan saja ke masyarakat. Akan jauh lebih berdampak pada ekonomi kita dari pada kita mensubsidi BBM yang dinikmati bukan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah," tandasnya.

Sandi mengakui, masyarakat yang paling tersiksa dengan kenaikan harga BBM adalah mereka yang berpenghasilan di bawah Rp3 juta. Terutama, 20 juta masyarakat yang masuk sebagai penerima manfaat bantuan pemerintah.

Untuk itu perlu ada suatu kebijakan untuk mengatasi masalah ini. Bantuan sosial (bansos) yang akan digulirkan pemerintah bisa menjadi salah satu solusinya.

Pemerintah tengah menggodog kebijakan bansos. Diperkirakan 1 hingga 2 bulan kedepan kebijakan tersebut bisa segera direalisasikan.

Baca Juga:Jika Harga BBM Tak Segera Dinaikan, Pemerintah Harus Subsidi Rp698 Triliun Hingga Akhir Tahun 2022

"Kami mendorong satu kebijakan yang lebih berpihak pada kelas menengah ke bawah yaitu dengan memberikan bantuan sosial, bantuan langsung. Jadi bukan bantuannya subsidi kepada produk tapi subsidi kepada individu," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak