Meski saat ini endemi sudah akan diberlakukan, lanjut Iden, kebijakan pemerintah yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat usaha kuliner dan katering kembali harus terdampak. Biaya operasional dan bahan baku yang naik membuat pengusaha jasa boga harus putar otak untuk membuat inovasi agar tidak merugi.
Apalagi pasca pandemi, ada perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia. Kalau dulunya acara pernikahan banyak dihadiri tamu undangan, saat ini berkurang jauh.
"Karenanya kami kerjasama dengan berbagai asosiasi sweperti MC,EO, fotografi, desain interior untuk melakukan inovasi dan standarisasi agar diterima pasar," ungkapnya.
Karenanya tahun ini, lanjut Iden, PPJI menggelar rakernas di DIY pada 4-7 Oktober 2022 mendatang. DIY dipilih sebagai tuan rumah rakernas yang diikuti sekitar 300 perwakilan anggota PPJI karena daerah ini disebut menjadi salah satu propinsi di Indonesia yang masa pemulihan ekonomi pasca pandemi cukup cepat.
Baca Juga:Terkait Permainan Capit Boneka Dinilai Haram, PWNU DIY Bilang Begini
"Kita bisa belajar dari jogja bagaimana kota ini bisa cepat dalam memulihkan perekonomiannya," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi