Ia terkenal karena karirnya sebagai pembawa acara Penyegaran Rohani Agama Kristen di RCTI dari tahun 1992-1997.
Sejak tahun 2007, Gilbert menjadi sebagai seorang gembala jemaat di GBI Flow Fellowship Centre yang memiliki visi “Menegakkan Kerajaan Allah Dalam Kebenaran dan Kasih.” Ia menggembalakan 8.000 jemaat.
4. Ikut komentari soal rendang Babi Ambo yang sempat viral
Pdt Gilbert juga pernah ikut mengomentari polemik rendang babi Babi Ambo saat itu. Gilbert mengatakan makanan itu tidak memiliki agama sehingga merasa heran anak bangsa ribut soal rendang babi. Pendeta Gilbert berpandangan rendang babi akan menjadi masalah kalau ada penipuan di dalamnya.
5. Layangkan gambar provokatif ke Gubernur DKI Jakarta
Tahun 2016, Pendeta Gilbert pernah dituduh mendiskreditkan umat Islam karena mengunggah cuitan dan gambar provokatif terkait isu pribumi usai Gubernur DKI Jakarta terpilih yaitu Anies Baswedan
Melalui akun Twitter-nya @PastorGilbertl pernah memposting tulisan. "Manakah yang asli pribumi, masihkan kita mau persoalkan kata pribumi?".
Ia memposting dengan melampirkan tiga foto. Pertama, foto pakaian kebudayaan Indonesia dengan tulisan "budaya pribumi nusantara kaya dan penuh warna". Kedua, foto kumpulan wanita berjilbab hitam dengan tulisan "lalu datang budaya asing". Ketiga, foto kumpulan wanita berjilbab yang memegang tulisan pribumi. Dan ditulis "yang mencuri toleransi dan kebhinnekaan kita".
6. Sempat bergesekan dengan Pendeta Saifuddin Ibrahim
Pendeta Gilbert pernah meminta maaf atas pernyataan ofensif yang muncul dari Pendeta Saifuddin Ibrahim yang dianggap konyol dan memicu kegaduhan antarumat beragama. Saat itu, Pendeta Saifuddin Ibrahim yang meminta Kemenag menghapus 300 ayat di dalam Al Quran, menuai kontroversi.