Kejar Target Vaksin Booster Capai 50 Persen Akhir Tahun, Dinkes Sleman: Sulit

Target booster 50 persen itu memang sulit, tetapi mudah-mudahan akhir tahun bisa

Galih Priatmojo
Minggu, 04 Desember 2022 | 11:10 WIB
Kejar Target Vaksin Booster Capai 50 Persen Akhir Tahun, Dinkes Sleman: Sulit
Ilustrasi Vaksin Booster - Cara Daftar Vaksin Booster Kedua (Pixabay)

SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan Sleman mengaku kesulitan mengejar target capaian imunisasi booster Covid-19 sebanyak 50%, yang diminta oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, pada akhir 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman dr.Cahya Purnama mengungkap, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 untuk dosis ketiga atau booster di Kabupaten Sleman, baru mencapai 47%.

Mengetahui itu, pihaknya terus gencar menggelar imunisasi atau vaksinasi di sentra-sentra, salah satunya di Sleman City Hall. Tak lain agar pada akhir tahun ini capaian vaksin bisa mencapai target yang ditetapkan oleh Gubernur DIY.

"Target booster 50 persen itu memang sulit, tetapi mudah-mudahan akhir tahun bisa," ungkap Cahya, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga:Daftar Imunisasi Wajib untuk Anak Apa Saja? Orang Tua Perlu Tahu dari Polio, PCV hingga BCG

Ia mengaku, pekan lalu vaksinasi booster untuk lansia sudah dimulai di Kabupaten Sleman dan pihaknya tetap menggenjot pelayanan vaksinasi reguler. 

"Kami sudah dapat vaksin dari Pemda DIY, kemudian disebar ke Puskesmas dan Rumah Sakit. Untuk jenis vaksin, masih kebanyakan Pfizer," ungkapnya. 

Cahya menambahkan, upaya mengejar capaian booster Covid-19 ini cukup terbantu dengan adanya regulasi pemerintah pusat, yang sudah melarang pelaku perjalanan yang menggunakan moda kereta api hanya menyerahkan tes swab untuk syarat keberangkatan. Tetapi mengharuskan bukti sudah mendapatkan vaksin booster. 

"Semoga perlahan-lahan target vaksinasi booster ini bisa tercapai. Kalau kabupaten/kota lain [di DIY] untuk mencapai 50 persen juga berat. Memang berbeda dengan waktu vaksinasi reguler dulu," tuturnya.

Ia terus mendorong masyarakat mengikuti vaksinasi booster, karena penting untuk menjaga imunitas tubuh dan membantu tingkat keparahan gejala Covid-19. Kendati demikian diketahui, angka penularan Covid-19 di akhir tahun ini mulai mengalami peningkatan, meski dengan gejala yang lebih ringan.

Baca Juga:Berikut Agenda Tahapan Pernikahan yang Dilaksanakan di Rumah Erina Gudono

"Yang kami lihat ini, meskipun angkanya naik tapi untuk hospitalisasinya di rumah sakit tidak tinggi. Angka kematian juga tidak tinggi. Jadi monggo masyarakat vaksin booster," kata dia. 

Eks Direktur Utama RSUD Sleman ini juga terus meminta masyarakat mengimplementasikan protokol kesehatan melalui cuci tangan, pakai masker dan menjaga jarak. Tiga cara itu bisa membantu untuk menekan angka penularan. 

"Mendekati akhir tahun ini, aktivitas di masyarakat sudah bergerak mendekati normal. Bahkan, semua destinasi wisata sudah dibuka. Jadi, sangat memungkinkan terjadi mobilitas cukup besar di masyarakat," lanjut Cahya. 

Selain booster dan menerapkan prokes, masyarakat juga perlu menyiapkan tempat isolasi mandiri (isoman). Pasalnya, meskipun positif Covid-19, gejala yang ditimbulkan saat ini kepada kebanyakan pasien tidaklah begitu berat. 

Dengan demikian yang dibutuhkan saat ini adalah tempat isoman yang berkualitas. Dengan adanya tempat isoman berkualitas, dibarengi pendampingan dari Puskesmas dan Satgas Kalurahan, maka diharapkan tidak banyak pasien positif Covid-19 yang berdatangan ke rumah sakit. 

"Meskipun rumah sakit tetap kami siapkan untuk BOR, baik untuk bed critical maupun non critical. Isoman kami harapkan sesuai standar ya, sehingga bisa mencegah penularan kasus. Saya kira itu aman," sebutnya.

Kontributor : Uli Febriarni

News

Terkini

Sandi mengajak semua menteri dan delegasi yang hadir untuk menjadi rojali di ATF tahun ini.

News | 11:16 WIB

Saya ngajak kerjasama parpol (partai politik), pemerintah mengajukan RUU Perampasan Aset.

News | 11:12 WIB

Masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di CFD menjadi target utama dari pemasaran produk SUN Ritel khususnya SBR.

News | 23:43 WIB

massa Forum Ukhuwah Islamiyyah DIY gelar aksi mengecam pembakaran Al Quran di Swedia

News | 23:18 WIB

Mahfud MD menyinggung RUU tentang Pembatasan Uang Kartal yang belum juga disahkan.

News | 23:09 WIB

BRI berhasil meraih peringkat bergengsi dari Asean Corporate Governance Scored Card atau ACGS.

News | 20:01 WIB

Semarakkan bulan kasih sayang, Sleman City Hall menyelenggarakan berbagai acara menarik, mulai dari konser Fiersa Besari hingga charity event berhadiah tiket konser BLACKPINK.

Lifestyle | 18:34 WIB

Ratusan orang hadir dengan memakai kebaya untuk memeriahkan acara launching Pakuwon Mall Jogja, Jumat (3/2/2023).

Lifestyle | 17:38 WIB

Terrence menyebutkan bahwa wilayah Asia Tenggara masih menjadi sumber utama bagi Singapura.

News | 14:22 WIB

Teror itu bermuatan politik. Teror buat masyarakat ketakutan. Kalau orang ketakutan, ada orang masuk seolah pahlawan.

News | 14:05 WIB

Program MRA-TP dirancang untuk memfasilitasi pergerakan tenaga kerja profesional pariwisata antaranggota ASEAN

News | 13:55 WIB

Yogyakarta menjadi tuan rumah gelaran ASEAN Tourism Forum atau ATF 2023.

News | 13:45 WIB

Dengan pertumbuhan yang cukup pesat tersebut, ia optimis target 30 juta UMKM yang terdigitalisasi pada 2024 nanti dapat tercapai.

News | 11:38 WIB

Berikut ini kumpulan doa setelah salat fardu yang dapat kamu baca dan amalkan untuk memohon ampunan dari Allah SWT

Lifestyle | 11:15 WIB

belakangan isu tentang kasus penculikan santer beredar di DIY

News | 20:41 WIB
Tampilkan lebih banyak