"Modus pelaku tersinggung karena didahului atau disalip oleh korban dan untuk menguasai atau memiliki barang barang yang dibawa korban," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap bahwa dua pelaku RFN dan RAA juga pernah melakukan penganiayaan sebelumnya di lokasi lain tepatnya di Jalan Babaran. Satu buah celurit ikut diamankan atas peristiwa itu.
Atas peristiwa itu para pelaku disangkakan dengan sejumlah pasal. Untuk pelaku anak berinisial MDHS dan RT disangkakan pasal 80 jo 76C Undang-undang RI tahun 2014 tentang perubahan undang-undang RI nomor 23 tahun 2002.
Lalu untuk pelaku anak lainnya MSM dan ANN dikenakan pasal 80 jo 76C Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 atau Pasal 368 KUHP.
Baca Juga:Jelang Diadili Kasus David, Mario Dandy Tidur Satu Sel Bareng 16 Tahanan Lain di Rutan Cipinang
Sementara tersangka RNS alias HOHO disangkakan paa 170 KUHP subsider pasal 351 KUHP atau pasal 368 KUHP. Dan tersangka RAA dengan pasal 304 KUHP.