Berebut Uba Rampe Garebeg Besar di Jogja, Sejumlah Warga Kecopetan

Sedekah dari gunungan yang dimaksud terdiri dari hasil bumi, demikian halnya jajanan tradisional seperti gunungan dan wajik.

Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 29 Juni 2023 | 17:25 WIB
Berebut Uba Rampe Garebeg Besar di Jogja, Sejumlah Warga Kecopetan
Para warga merayah gunungan Garebeg Besar di Masjid Gedhe Kauman, Kamis (29/6/2023). [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

Sedekah dari gunungan yang dimaksud terdiri dari hasil bumi, demikian halnya jajanan tradisional seperti gunungan dan wajik. Dalam setahun ada tiga kali pelaksanaan Garebeg oleh Keraton Yogya. Ketiganya adalah Garebeg Sawal (Idulfitri), Garebeg Besar (Iduladha), dan Garebeg Mulud (peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW).

Pelaksanaan Garebeg Besar tahun ini dengan iring-iringan bregada prajurit dan tujuh gunungan tidak melintasi Alun-alun Utara. Gunungan yang berada di Bangsal Pancaniti, Kamandungan Lor, akan dibawa oleh Narakarya melalui Regol Brajanala-Sitihinggil Lor-Pagelaran-keluar lewat barat Pagelaran menuju Masjid Gedhe untuk didoakan.

"Dari tujuh gunungan, ada dua buah gunungan dibawa menuju Pura Pakualaman dan Kompleks Kepatihan," kata dia.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Terkesan Melihat Tradisi Grebeg Besar Keraton Kasunanan Surakarta, Turis Perancis: Sesuatu yang Sangat Unik

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak