Sudah Musim Kemarau tapi Wilayah DIY Masih Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BMKG

hujan di sejumlah wilayah Jogja ini masih akan terjadi. Hal ini disebabkan oleh sejumlah hal.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 05 Juli 2023 | 17:14 WIB
Sudah Musim Kemarau tapi Wilayah DIY Masih Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BMKG
ilustrasi hujan (freepik.com/freepik)

SuaraJogja.id - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih kerap diselimuti mendung bahkan hujan dalam beberapa waktu terakhir. Padahal menurut perhitungan saat ini sudah memasuki musim kemarau

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi hujan di sejumlah wilayah Jogja ini masih akan terjadi. Hal ini disebabkan oleh sejumlah hal.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Jogja Warjono menuturkan saat ini terdapat gangguan di atmosfer. Sehingga hal tersebut yang kemudian memicu turun hujan dalam di musim kemarau sekarang 

"Hujan di musim kemarau ini, ada gangguan atmosfer berupa MJO (Maden Jullian Oscillation) dan gelombang Kelvin," kata Warjono dikonfirmasi, Rabu (5/7/2023).

Baca Juga:Doa Supaya Hujan Berhenti Latin, Bukan Berarti Menolak Rahmat Allah

Disampaikan Warjono, fenomena tersebut masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Sehingga memang potensi hujan pun masih akan melanda sejumlah wilayah di DIY.

"Dan untuk prakiraan beberapa hari kedepan fenomena MJO ini masih berlangsung dan ada kemunculan fenomena equatorial rossby. Sehingga meningkatkan peluang hujan selama beberapa hari ke depan," ungkapnya.

Sementara itu untuk pola angin, kata Warjono, terdapat pola belokan di sekitar equator. Sehingga membuat perlambatan kecepatan angin secara umum terjadi di sebagian besar wilayah Jawa termasuk DIY.

Kendati begitu, hujan yang akan melanda di wilayah DIY tersebut tidak berpotensi turun secara lebat. Hanya dalam taraf yang ringan hingga sedang saja. 

"Iya (hujan) hanya ringan hingga sedang," imbuhnya.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Di Sejumlah Kota Besar Di Indonesia, Hujan Ringan Hingga Lebat

Selain hujan di musim kemarau, pihaknya mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pantai untuk lebih waspada. Pasalnya dalam fenomena gelombang tinggi sudah melanda wilayah pantai selatan Yogyakarta. 

"Gelombang laut tinggi ini sudah masuk musimnya," tandasnya.

Perkiraan gelombang air laut akan mencapai ketinggian antara 2,5 sampai 5 meter dalam beberapa bulan ke depan. Bahkan bukan tidak mungkin gelombang air laut bisa lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak