Dugaan Pelecehan Seksual Terjadi Lagi di Lingkungan Pendidikan!, Kali Ini Mahasiswa di STMM Yogyakarta jadi Korban

Saat ini, pihak kampus tengah mengumpulkan informasi secara lengkap untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 01 September 2023 | 18:55 WIB
Dugaan Pelecehan Seksual Terjadi Lagi di Lingkungan Pendidikan!, Kali Ini Mahasiswa di STMM Yogyakarta jadi Korban
ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com)

SuaraJogja.id - Media sosial kembali diramaikan dengan informasi dugaan pelecehan seksual. Kabar ini diunggah oleh akun instagram @bemstmmyk atau diketahui sebagai BEM Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) Yogyakarta.

Dalam unggahan tersebut, tertulis bahwa telah terjadi kasus pelecehan seksual di lingkup STMM Yogyakarta pada 28 Agustus 2023 pada pukul 14.21 WIB.

"Dimana ada beberapa oknum yang merekam secara tidak bertanggung jawab di dalam toilet Perempuan Gedung Sosiocultural," tulis akun tersebut dikutip pada Jumat (1/9/2023).

Dalam akun tersebut dituliskan ada empat orang yang menjadi korban pelecehan seksual. Selain itu unggahan tersebut turut memaparkan sejumlah upaya yang telah dilakukan.

Baca Juga:DPR Minta Komnas Perempuan Tolak Upaya Restorative Justice di Kasus Pelecehan Seksual

Mulai dari menghubungi pihak lembaga untuk menanyakan terkait rekaman CCTV pada saat kejadian. Hingga kemudian bertemu dengan korban secara langsung untuk meminta keterangan secara detail.

Sejumlah bukti disebut telah dikantongi untuk saat ini. Pendampingan untuk para korban pun masih terus dilakukan hingga kasus ini menemukan titik terang.

"Mari kita bersamai kasus ini hingga tuntas. Stop kekerasan seksual di lingkungan kampus! Hidup perempuan yang berjuang," tegasnya.

Dimintai konfirmasi soal dugaan pelecehan seksual tersebut, Staf Humas dan Kerja Sama STMM, Lila Agandini menyatakan pihak kampus sedang bergerak untuk memproses hal itu.

"Tentunya kami tetap mengecam semua tindakan kekerasan seksual yang terjadi di STMM. Kami sedang menindaklanjuti dan tetap berupaya untuk menyelesaikan sesuai prosedur yang berlaku," kata Lila saat dihubungi, Jumat siang.

Baca Juga:Fabienne Nicole Akhirnya Buka Suara Masalah Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia: Saya Sangat Prihatin

Saat ini, pihak kampus tengah mengumpulkan informasi secara lengkap untuk menindaklanjuti kasus ini. Termasuk berupaya untuk menyelesaikan sesuai prosedur yang berlaku.

"Semua sedang dalam proses ya. Sementara ini dari kemahasiswaan yang menindaklanjuti informasi," ujar dia.

Dipastikan Lila, informasi terkait dugaan kasus pelecehan seksual ini tak sampai mengganggu aktivitas perkuliahan. Seluruh kegiatan kampus tetap berjalan seperti biasa.

"Hanya ruangan yang dinyatakan sebagai tempat kejadian itu, tidak digunakan terlebih dahulu, itu sih informasi yang kita dapat," terangnya.

Hingga saat ini pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait persoalan itu. Termasuk kronologis pasti dan terduga pelaku.

"Kita menjaga asas praduga tidak bersalah. Jadi belum berani untuk berasumsi apapun. Masih dalam proses," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak