2 Anak-anak Tersengat Ubur-ubur di Pantai Gunungkidul, Satlinmas SAR: Mereka Masih Muncul hingga Pertengahan September

kemunculan ubur-ubur memang membayangi wisatawan yang tengah berlibur di pantai selatan Gunungkidul.

Galih Priatmojo
Minggu, 03 September 2023 | 17:00 WIB
2 Anak-anak Tersengat Ubur-ubur di Pantai Gunungkidul, Satlinmas SAR: Mereka Masih Muncul hingga Pertengahan September
Tim Satlinmas SAR Gunungkidul mengawasi aktivitas para wisatawan di pantai Gunungkidul

Petugas SAR terus melakukan himbauan kepada wisatawan yang bermain air untuk mewaspadai kehadiran ubur-ubur tersebut. Mereka berharap agar wisatawan mewaspadai hewan tersebut.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan berdasarkan pantauan sementara yang dilakukan, kemunculan ubur-ubur ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. kemunculan ubur-ubur ini lebih karena faktor cuaca. 

"Curah hujan di bulan Juli lalu turut berpengaruh. Hal itu membuat ubur-ubur atau biasa disebut impes yang muncul ke permukaan laut jadi berkurang,"ujar dia.

Menurutnya, potensi kemunculan ubur-ubur atau biasa disebut impes ini tetap ada. Apalagi di akhir Agustus hingga pertengahan September ini kemungkinan suhunya jadi lebih dingin. Di mana biasanya ubur-ubur bisa muncul sampai pertengahan September. 

Baca Juga:Sebanyak 732 Istri di Gunungkidul Gugat Cerai Suaminya, Perselisihan Dan Pertengkaran Jadi Pemicunya

Kemunculan ubur-ubur di musim kemarau disebabkan oleh suhu dingin di perairan selatan. Hewan ini pun mencari area yang lebih hangat untuk bertahan hidup. Dan kebetulan perairan dekat daratan dianggap lebih hangat sehingga ubur-ubur banyak dijumpai di pantai.

"Hewan laut ini berbentuk seperti gelembung berwarna kebiruan,'terang dia.

Wisatawan diminta tidak menyentuh hewan ini jika menemukan. Sebab di bawah gelembung tersebut ada tentakel yang bisa menyengat. Jika terkena sengatannya, kulit terasa panas bahkan sesak napas jika terlambat ditangani.

Penanganan pertama yang bisa dilakukan adalah menyiram bekas sengatan dengan air tawar dan diolesi cuka. Tim SAR pun juga sudah menyiapkan obat-obatan untuk penanganan.

Kontributor : Julianto

Baca Juga:Sudah Salurkan 1.338 Tangki Air Bersih ke Warga, Bupati Gunungkidul Klaim Rasio Ketercukupan Air Capai 89 Persen

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak