Cekcok di Angkringan hingga Aniaya Tukang Ojek, Empat Orang di Sleman Ditangkap Polisi

"Korban seorang tukang ojek, terkena pukulan di muka hingga sobek,"

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 26 Oktober 2023 | 18:15 WIB
Cekcok di Angkringan hingga Aniaya Tukang Ojek, Empat Orang di Sleman Ditangkap Polisi
Rilis tindak pidana penganiayaan di Mapolresta Sleman, Kamis (26/10/2023). [Hiskia Andika Weadcaksana/Suarajogja.id]

SuaraJogja.id - Polresta Sleman mengamankan empat orang yang terlibat tindak pidana secara bersama-sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan. Dua dari empat pelaku tersebut masih berstatus anak-anak atau di bawah umur.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian menuturkan peristiwa itu bermula ketika empat orang pelaku ini pergi ke Bunker Kaliadem Cangkringan untuk nongkrong pada Selasa (17/10/2023) kemarin. Saat hendak pulang mereka mampir ke Pasar Tempel.

"Saat mampir di Pasar Tempel itu mereka bertemu dengan anak-anak [kelompok] lain di angkringan. Ya mungkin mereka menganggap beda sepaham sama mereka, lalu mereka datangi. Lalu terjadi cekcok," kata Adrian, saat rilis kasus di Mapolresta Sleman, Kamis (26/10/2023).

Mengingat saat itu rombongan pelaku itu cekcok di angkringan, warga sekitar mulai datang. Mereka mencoba melihat apa yang terjadi dan membantu melerai dua kelompok itu.

Baca Juga:Dorong Korban Kekerasan Seksual Berani Melapor, DP3AP2KB Sleman Bakal Masifkan Edukasi di Sekolah

Namun justru kelompok pelaku ini malah membabi buta hingga terjadi baku hantam di lokasi kejadian. Akibatnya salah seorang warga yang ada di sana terluka.

"Jadi mereka cekcok awalnya sama kelompok anak-anak di angkringan itu. Lalu masyarakat datang, para pelaku mengejar yang ada orang di situ, mereka membabi buta untuk memukul, lalu korban terkena itu," ucapnya.

"Korban seorang tukang ojek, terkena pukulan di muka hingga sobek, kakinya ditabrak hingga salah satu bagian dari motor pelaku jatuh dan dijadikan barang bukti," ungkapnya.

Korban yang terluka akibat peristiwa itu akhirnya melapor ke Polresta Sleman. Tak berselang lama pihak kepolisian langsung melakukan penangkapan terhadap keempat pelaku.

Empat pelaku itu adalah MR (19) dan MDP (19) yang sudah masuk kategori dewasa. Lalu dua pelaku anak di bawah umur yang saat ini sudah dititipkan ke Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR).

Baca Juga:Geger Kasus Bapak Cabuli Anak Kandung, DP3AP2KB Sleman Soroti Komunikasi hingga Relasi Kuasa di Keluarga

"Mereka itu kelompok motor aja dan tidak terpengaruh miras [saat kejadian]," ucapnya.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antatanya motor scoopy merah, motor nmax, serpihan tongkat bambu sepanjang 65 cm, helm, dan ikat pinggang.

"Pasal yang kita kenakan yaitu 170 dan atau 351 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak