Dari APBD Hingga Bansos, Begini Upaya Pemkab Kulon Progo Tekan Angka RTLH

Siwi juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam upaya pengurangan RTLH.

Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 07 Juli 2024 | 18:53 WIB
Dari APBD Hingga Bansos, Begini Upaya Pemkab Kulon Progo Tekan Angka RTLH
Ilustrasi Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) yang berada di Desa Kunir, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

SuaraJogja.id - Pejabat Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi, aktif mendorong pengurangan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya. Pemkab Kulon Progo mengoptimalkan berbagai sumber anggaran untuk memperbaiki RTLH yang ada.

Menurut Siwi, pada tahun 2024, terdapat 6.818 rumah di Kulon Progo yang dikategorikan sebagai RTLH berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo.

Baru-baru ini, pengurangan RTLH dilakukan dengan menggandeng Direktorat Jaminan Sosial, yang memberikan bantuan senilai Rp20 juta untuk memperbaiki 20 rumah di Kulon Progo. Bantuan ini disalurkan ke lima keluarga di Kapanewon Nanggulan dan 15 rumah di Kapanewon Lendah.

"Kami di pemerintah berkewajiban memfasilitasi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Kami mohon dukungan semua pihak agar dengan data yang tepat dan sasaran yang jelas, kita dapat bersama-sama mengintervensi masalah ini," jelas Siwi dikutip dari Harianjogja.com--jaringan Suarajogja.id, Minggu (7/7/2024).

Baca Juga:Terbanyak di Kulon Progo, Pemda DIY Tutup 32 Titik Lokasi Tambang Ilegal

Siwi juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam upaya pengurangan RTLH.

"Dengan gotong royong dan swadaya masyarakat sekitar, proses renovasi dapat terlaksana. Dengan keterlibatan masyarakat, diharapkan setiap warga bisa mendapatkan rumah layak huni yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Kepala Seksi Perumahan DPUPKP Kulon Progo, Muhammad Nur, menyatakan bahwa ada program rutin dari dinasnya untuk mengurangi RTLH. Pada tahun 2024, melalui APBD Kulonprogo, program bedah rumah menyasar 191 keluarga yang tersebar di 40 kalurahan.

"Tentunya kami menerima usulan dari tiap kalurahan, lalu diverifikasi dan diputuskan 191 keluarga yang menerima bantuan bedah rumah," ungkapnya.

Namun, dibandingkan dengan tahun 2023, jumlah penerima bantuan bedah rumah pada tahun 2024 menurun. Pada tahun 2023, sebanyak 300 keluarga menerima manfaat program ini.

Baca Juga:Punya Risiko Tinggi Terhadap Bencana, BNPB Cek Kesiapan Warga Kulon Progo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak