Tips Jitu DP3 Sleman Atasi Ancaman Kekeringan pada Budidaya Ikan

Terakhir yang keempat yakni pengendalian penyakit ikan dengan menggunakan obat-obatan.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 24 Agustus 2024 | 13:56 WIB
Tips Jitu DP3 Sleman Atasi Ancaman Kekeringan pada Budidaya Ikan
Ilustrasi kolam ikan. (Freepik)

SuaraJogja.id - Puncak musim kemarau memberi dampak kepada sektor perikanan di Kabupaten Sleman. Selain kekurangan air, cuaca ekstrem juga menyebabkan ikan mudah terserang penyakit.

Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman memberikan tips agar produksi dapat terjaga semasa musim kemarau ini. Plt Kepala DP3 Kabupaten Sleman Suparmono mengatakan ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak kekeringan dan serangan penyakit pada sektor budidaya.

Pertama yakni pengurangan padat tebar ikan yang dibudidayakan. Pengurangan padat tebar ikan yang dibudidayakan ini bisa menghindari stres dan menjaga kualitas air.

Kemudian yang kedua perlu dilakukan pemantauan dan pengamatan rutin. Terlebih untuk melihat gejala klinis pada ikan yang dibudidayakan.

Baca Juga:Produksi Perikanan di Sleman Menurun 30 Persen, Serangan Penyakit dan Kekeringan Jadi Penyebab

"Bila mengalamai gejala stress, tidak mau makan, dan atau ikan bergerak tidak secara normal segera lakukan upaya identifikasi penyakit atau kirim sampel ikan yang sakit ke laboratorium penyakit ikan terdekat," kata Suparmono, dalam keterangannya, Sabtu (24/8/2024).

Ketiga yakni penggunaan multivitamin dan probiotik pada sistem budidaya. Hal ini penting untuk tetap menjaga dan eningkatkan kekebalan tubuh terhadap potensi serangan penyakit ikan.

Terakhir yang keempat yakni pengendalian penyakit ikan dengan menggunakan obat-obatan. Bisa memanfaatkan obat herbal maupun kimia sesuai dengan aturan yang telah tersedia di kemasan.

"Serta menggunakan bahan kimia yang telah direkomendasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia," sebutnya.

Fluktuasi suhu ekstrem juga menyebabkan nafsu makan ikan berkurang sehingga antibodi ikan mengalami penurunan dan mudah terserang penyakit. Serangan hama penyakit ikan dan kekurangan air itu menjadi penyebab utamanya berkurangnya produksi di bulan Agustus.

Baca Juga:Sultan Ground Jadi Tantangan, Kapan Tol Jogja-Solo-YIA Paket 1.2 Beres?

Suparmono mengaku belum dapat diketahui secara pasti angka penurunan produksi perikanan di Kabupaten Sleman. Terlebih sebagai dampak dari berlangsungnya musim kemarau.

"Namun diprediksi mulai Bulan Juli dan Agustus mengalami penurunan produksi, prediksinya bisa mencapai 30 persen dari produksi normalnya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak