DIY Siaga Cacar Monyet: Dinkes Perketat Pengawasan di Seluruh Kabupaten/Kota

Dinkes sendiri terus melakukan surveilans atau pengawasan secara sistematis.

Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 03 September 2024 | 16:45 WIB
DIY Siaga Cacar Monyet: Dinkes Perketat Pengawasan di Seluruh Kabupaten/Kota
Kadinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie menyampaikan tentang kasus cacar monyet di Yogyakarta, Selasa (3/9/2024). [Kontributor Suarajogja.id/Putu]

SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (dinkes) DIY meminta masyarakat tetap mewaspadai monkey pox atau penyakit cacar air. Meski saat ini belum ditemukan kasus baru, penyebaran kasus penyakit sudah merebak di sejumlah negara ASEAN seperti Thailand.

"Belum ada kasus [cacar monyet] baru, terakhir awal tahun ini ada dua kasus baru namun pasien sudah sehat," papar Kadinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie di Yogyakarta, Selasa (3/9/2024).

Sebelum tahun ini, menurut Pembajun, kasus cacar monyet yang ditemukan di DIY terjadi pada 2023 lalu. Namun satu kasus tersebut juga selesai.

Dinkes sendiri terus melakukan surveilans atau pengawasan secara sistematis di kabupaten/kota. Sebab penularan virus cacar monyet bisa terjadi akibat mobilitas masyarakat.

Baca Juga:Kesal Gegara Banner Protes Tempat Hiburan Malam Berulang Kali Dicuri, Warga Karangmloko Lapor Polda DIY

"Kabupaten dan kota harus melakukan surveilans agar ada sistem kewaspadaan dini dan reaksi cepat. Kalau ada kasus maka dari puskesmas bisa langsung untuk diatasi," ujarnya.

Pembajun menambahkan, gejala cacar monyet mirip dengan cacar lain dan COVID-19. Diantaranya ruam di kaki, tangan, wajah dan mulut, demam dan panas dingin, pembengkakan pada kelenjar getah bening. Selain itu terjadi kelelahan, nyeri otot, sakit punggung dan sakit kepala serta gejala pernapasan.

"Bila sudah terinfeksi virus pasti akan demam dan mengalami masa inkubasi kan," jelasnya.

Karenanya untuk mengantisipasi penyebaran virus cacar monyet, Pembajun berharap peran serta masyarakat. Bila mereka menemukan gejala seperti demam dan timbul bercak-bercak maka segera mencari pengobatan.

"Jangan minum obat sendiri tanpa resep dari dokter," imbuhnya.

Baca Juga:Obat Sehat atau Racun Karir? Ancaman Doping Mengintai Atlet PON

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak