Investor Percaya Jokowi, Rp5.823 Triliun Mengalir ke Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, investasi di Indonesia telah menciptakan 13.836.775 lapangan kerja.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 23 Oktober 2024 | 19:00 WIB
Investor Percaya Jokowi, Rp5.823 Triliun Mengalir ke Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir
Ilustrasi investasi. (Pexels.com)

SuaraJogja.id - Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, melaporkan bahwa selama 10 tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), total nilai investasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp9.117,4 triliun.

"Ini merupakan akumulasi investasi selama satu dekade pemerintahan Jokowi," ujar Rosan dalam konferensi pers terkait Realisasi Investasi Triwulan III 2024 dan 10 Tahun Capaian Investasi di Era Presiden Jokowi pada pekan lalu.

Kementerian Investasi/BKPM merinci bahwa pada periode pertama pemerintahan Jokowi, dari triwulan IV 2014 hingga 2019, investasi yang terealisasi mencapai Rp3.294,3 triliun. Sementara itu, pada periode kedua, dari triwulan IV 2019 hingga triwulan III 2024, nilai investasi yang berhasil direalisasikan meningkat menjadi Rp5.823,1 triliun.

Sektor manufaktur menjadi sektor dengan kontribusi investasi terbesar selama 10 tahun terakhir. Rosan menambahkan bahwa stabilitas ekonomi dan politik di era Jokowi turut mendorong kepercayaan para investor, baik domestik maupun internasional, untuk menanamkan modal di Indonesia.

Baca Juga:Pernah Lelet di 2014, Kecepatan Internet Indonesia Capai 29,4 Mbps di Era Jokowi

"Selain itu, reformasi kebijakan dan regulasi, termasuk kemudahan perizinan, menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor," jelas Rosan.

Pemerintah juga melakukan reformasi struktural melalui Omnibus Law pada 2020-2021 yang dinilai sangat positif, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Kebijakan ini juga memperkuat hilirisasi dan sistem perizinan yang lebih efisien, yang berdampak baik pada sektor investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, investasi di Indonesia telah menciptakan 13.836.775 lapangan kerja, menunjukkan kontribusi investasi tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga terhadap penyerapan tenaga kerja.

Tren investasi juga mengalami pergeseran signifikan, dari yang sebelumnya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Sejak 2020 hingga 2024, investasi di luar Jawa mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan di Jawa.

"Perubahan tren investasi ini terlihat jelas dalam tiga tahun terakhir, di mana investasi di luar Jawa tumbuh lebih pesat dibandingkan di dalam Jawa," ujar Rosan.

Baca Juga:Jokowi 'Turun Tangan': Atur Platform Digital, Selamatkan Media dari Kepunahan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak