Tragis, Petani Bantul Tewas Terkena Sabit Sendiri Saat Cari Rumput

Korban terjatuh dengan posisi tangan sebelah kanan masih memegang sebilah sabit.

Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 03 November 2024 | 15:21 WIB
Tragis, Petani Bantul Tewas Terkena Sabit Sendiri Saat Cari Rumput
Seorang petugas Inafis Polres Bantul melakukan olah TKP kematian petani yang tewas akibat sabit miliknya sendiri. [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]

SuaraJogja.id - Tragis apa yang dialami oleh Maryanto / Ngatimin (61) petani asal Dusun Tanjan Rt 03 Kalurahan Temuwuh Kapanewon Dlingo Bantul. Lelaki ini tewas diduga karena terkena sabitnya sendiri usai terpeleset saat mencari rumput.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menuturkan, korban ditemukan tewas di areal persawahan wilayah bulak sawah Cangkring, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul. Korban ditemukan tewas Sabtu (2/11/2024) sore.

"Korban ditemukan oleh petani setempat bernama Jumari," tutur Jeffry Minggu (3/11/2024).

Jeffry mengatakan Minggu sore kemarin sekira pukul 17.00 WIB, Jumari sedang jalan-jalan sore mengecek tanaman di lahan sawah miliknya. Kemudian Jumari kaget melihat seseorang tergeletak dengan posisi telungkup di area tengah sawah.

Baca Juga:Detik-detik Rumah Kayu Roboh Timpa Pasutri di Bantul, 1 Tewas

Jumari kemudian mendekati korban yang tergeletak tersebut. Selanjutnya Jumari karena tidak berani mengecek korban kemudian memberitahuan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

"Informasi itu kemudian diteruskan ke Bhabinkamtibmas Kalurahan Sumberagung dan Polsek Jetis," ujar dia.

Kemudian petugas Polsek Jetis bersama dengan Inafis Polres Bantul mendatangi lokasi kejadian. Mereka melakukan olah kejadian perkara dan memeriksa kondisi korban.

Dari hasil pemeriksaan dari Tim Identifikasi Polres Bantul bersama dokter Puskesmas Jetis 2 pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Menurut keterangan dari Tim Identifikasi Polres Bantul dan Puskesmas Jetis 2, bahwa diduga korban terjatuh pada saat sedang mencari rumput di area sawah.

Korban terjatuh dengan posisi tangan sebelah kanan masih memegang sebilah sabit dengan posisi sabit di depan melingkar diatas leher. Diduga pada saat korban terpeleset jatuh sabit yang dipegang tersebut mengenai leher depan sebelah kiri.

Baca Juga:Antisipasi Kasus DBD Meledak di Musim Hujan, Dinkes Bantul Imbau Masyarakat Gencarkan PSN

"Hal itu mengakibatkan luka sobekan sekitar 10 cm. Di mana sabit sampai bengkok tertimpa berat badan korban," terangnya.

Setelah selesai dilakukan pemeriksaan oleh Tim Identifikasi Polres Bantul dan Puskesmas Jetis 2, pada pukul 18.35 WIB, Kapolsek Jetis menjelaskan peristiwa dan penanganan kepada keluarga/anaknya korban bernama Suradi. Pihak keluarga menerima bahwa peristiwa tersebut sebagai musibah.

Polisi selanjutnya mengantarkan jenazah korban ke rumah duka di Tanjan, RT 03, Temuwuh, Dlingo, Bantul. Setiba di rumah duka Kapolsek Jetis menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga dan disaksikan oleh Lurah Temuwuh Dlingo Bantul, Suratno.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak