Muhammadiyah Kaya Raya, Haedar Nashir Ungkap Rahasia Pemanfaatan Aset: Bukan Soal Angka, Tapi...

Jika dihitung ada 172 perguruan tinggi, 5.345 sekolah dan juga 440 pesantren yang dikelola Muhammadiyah.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 26 Maret 2025 | 15:25 WIB
Muhammadiyah Kaya Raya, Haedar Nashir Ungkap Rahasia Pemanfaatan Aset: Bukan Soal Angka, Tapi...
Ketua PP Muhammadiyah, Haidar Nashir saat memberikan pernyataan ke wartawan. [Kontributor/Putu]

Karenanya Haedar menilai, predikat empat besar terkaya di di dunia bukanlah yang penting. Namun lebih dari itu, kiprah nyata untuk bangsa dari Muhammadiyah yang terpenting.

"Paling penting, manusia itu amalnya, bukan apa yang dia miliki. Doakan saja makin bisa memberi untuk bangsa," ujar dia.

Muhammadiyah sendiri menjadi 10 organisasi masyarakat yang terkaya dari 10 ormas yang ada di dunia.

Ormas ini juga menjadi organisasi Islam yang masih menyandang kedekatan dengan masyarakat dan terkaya di dunia.

Baca Juga:Inklusivitas Bukan Sekadar Slogan, Muhammadiyah & Unisa Bersatu Berdayakan Disabilitas di Jogja

Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Kauman, Kota Jogja pada 19 November 1912. Organisasi ini punya berbagai macam aset yang berupa amal usaha.

Bambang Setiaji, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menjawab sejauh ini kekuatan ekonomi berasal dari kemandirian finansial.

Tentu hal ini harus hati-hati dalam menjalin kerjasama dengan pihak lain. Hal itu untuk menjaga nilai kemandirian yang sudah dibangun.

Ekonomi ini bisa dinilai baik berkat beberapa peran alumni, baik di perguruan tinggi Muhammadiyah, SMK dan juga SD Muhammadiyah.

Jika dihitung ada 172 perguruan tinggi, 5.345 sekolah dan juga 440 pesantren yang dikelola Muhammadiyah.

Baca Juga:Jangan Coba-Coba 'Nuthuk'! Wali Kota Jogja Kerahkan Intel Jajan di Malioboro Lebaran 2025

Tak hanya pendidikan saja, Muhammadiyah juga memiliki 122 rumah sakit, 231 klinik dan 1.102 panti asuhan yang bergerak di bidang kesehatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak