Pejabat Sleman Ikut Uji Emisi: Bukti Serius Tangani Polusi atau Sekadar Pencitraan?

Kegiatan ini menjadi penanda bahwa pengawasan terhadap kendaraan pelat merah juga dilakukan secara nyata dan terbuka.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 01 Mei 2025 | 11:26 WIB
Pejabat Sleman Ikut Uji Emisi: Bukti Serius Tangani Polusi atau Sekadar Pencitraan?
Uji emisi kendaraan di sisi utara Lapangan Denggung Sleman, Selasa (29/4/2025) pagi tadi. (dok.Istimewa)

"Jika hasilnya melebihi baku mutu nanti bisa konsultasi, sekaligus kita fasilitasi servis ringan," tuturnya.

Program ini tidak hanya menjadi ajang inspeksi kendaraan, tetapi juga upaya edukasi publik tentang pentingnya kualitas udara bersih.

Terlepas dari program tersebut, menjaga mesin kendaraan agar tidak menimbulkan banyak emisi adalah hal penting untuk kesehatan lingkungan dan juga efisiensi bahan bakar. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Perawatan Rutin dan Berkala

Baca Juga:Terjadi Lagi, Pria Berjaket Coklat Edarkan Uang Palsu, Toko Kelontong Jadi Korban

* Ganti Oli Secara Teratur: Oli yang kotor atau sudah lama kehilangan kemampuannya untuk melumasi mesin dengan baik. Hal ini menyebabkan gesekan yang lebih besar dan pembakaran yang tidak sempurna, sehingga meningkatkan emisi. Ikuti rekomendasi pabrikan untuk interval penggantian oli yang tepat.

* Ganti Filter Udara: Filter udara yang kotor menghalangi aliran udara yang masuk ke mesin. Akibatnya, campuran bahan bakar dan udara menjadi tidak ideal, menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna dan meningkatkan emisi. Ganti filter udara sesuai jadwal atau lebih sering jika Anda sering berkendara di lingkungan berdebu.

* Periksa dan Ganti Busi: Busi yang aus atau kotor dapat menyebabkan pembakaran yang tidak efisien. Periksa kondisi busi secara berkala dan ganti jika perlu.

* Periksa Sistem Bahan Bakar: Pastikan tidak ada kebocoran pada sistem bahan bakar. Kebocoran dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar dan peningkatan emisi. Periksa juga kondisi injektor bahan bakar (pada mesin injeksi) dan karburator (pada mesin karburator). Injektor yang kotor atau karburator yang tidak disetel dengan benar dapat menyebabkan pembakaran yang tidak efisien. Gunakan fuel injector cleaner secara berkala untuk membersihkan injektor.

* Periksa Sistem Pembuangan: Periksa kondisi knalpot dan catalytic converter. Catalytic converter berfungsi mengurangi emisi gas berbahaya. Jika catalytic converter rusak, emisi akan meningkat drastis.

Baca Juga:Lansia di Sleman Membludak, Pemkab Resmikan Sekolah Khusus agar Tetap Produktif

* Periksa dan Setel Katup (Valve Adjustment): Pada beberapa jenis mesin, penyetelan katup yang tidak tepat dapat mempengaruhi kinerja mesin dan meningkatkan emisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak