Kiprah Sultan HB II di Jogja, Seminar Nasional Bakal Ungkap Perlawanan dan Pemikirannya

Diketahui Sri Sultan HB II memimpin Kesultanan Yogyakarta pada 17921810 dan 18111812.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 13 Juni 2025 | 20:58 WIB
Kiprah Sultan HB II di Jogja, Seminar Nasional Bakal Ungkap Perlawanan dan Pemikirannya
Pertemuan perwakilan Keluarga Trah Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Jakarta beberapa waktu lalu. (dok.Istimewa)

"Kami sangat mendukung upaya mengenang jasa pahlawan seperti Sultan HB II. Jika syarat terpenuhi, beliau layak diusulkan sebagai Pahlawan Nasional," kata Agus Jabo usai bertemu perwakilan Keluarga Trah Sri Sultan Hamengku Buwono II di Jakarta beberapa waktu lalu.

Agus Jabo menekankan pentingnya mengenalkan sosok seperti Sultan HB II dan Pangeran Diponegoro kepada generasi muda.

"Ini soal identitas bangsa. Anak muda yang tahu sejarah akan lebih menghargai perjuangan leluhur dan punya semangat membangun Indonesia," tegasnya.

Kiprah Sri Sultan HB II banyak memberikan peninggalan sejarah untuk Indonesia. Maka dari itu label untuk memberikan gelar pahlawan terus dilakukan.

Baca Juga:Sistem Semi Militer, 26 Calon Siswa di Jogja Mengundurkan Diri dari Sekolah Rakyat

Beberapa peninggalan sejarah dari Sultan HB II pun masih eksis hingga sekarang, beberapa Peninggalan Sri Sultan HB II, di antaranya, 

Benteng Vredeburg

Meskipun pembangunan awal Benteng Vredeburg dimulai pada masa Sri Sultan HB I, fungsinya semakin berkembang pada masa Sri Sultan HB II. Benteng ini menjadi simbol penting kolonialisme Belanda di Yogyakarta dan menjadi saksi ketegangan antara Kesultanan dan pihak kolonial.

Perlawanan Terhadap Belanda

Salah satu "warisan" penting dari Sri Sultan HB II bukan hanya dalam bentuk fisik, tetapi dalam bentuk semangat perlawanan. Beliau dikenal sangat menentang campur tangan Belanda dalam urusan keraton, bahkan sempat diasingkan karena sikapnya yang keras. Perlawanan beliau menjadi bagian penting dari sejarah pergerakan anti-kolonial di Yogyakarta.

Baca Juga:Kisah Heroik Sultan HB II untuk Jogja, Tokoh Muda Ini Dukung Beliau jadi Pahlawan Nasional

Bangunan dan Tata Kota

Pada masa kepemimpinan HB II, pembangunan keraton dan berbagai bangunan penunjang di sekitar wilayah keraton terus dilanjutkan dan disempurnakan, meskipun beberapa catatan menyebutkan lebih banyak proyek-proyek tersebut adalah kelanjutan dari masa HB I.

Sikap Tegas Terhadap Kolonialisme

Warisan politik HB II adalah ketegasan dan prinsip untuk mempertahankan kedaulatan kesultanan. Sikap ini menjadi contoh bagi penerusnya dan turut membentuk karakter perjuangan rakyat Yogyakarta di masa-masa berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak