Sistem Keamanan Pangan Bobol? Dosen Gizi Beberkan Penyebab Keracunan Massal di Program Makan Bergizi Gratis!

Penyelenggaraan makanan dalam jumlah besar memiliki risiko lebih tinggi terjadinya keracunan.

Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 14 Agustus 2025 | 18:10 WIB
Sistem Keamanan Pangan Bobol? Dosen Gizi Beberkan Penyebab Keracunan Massal di Program Makan Bergizi Gratis!
Petugas Puskesmas memeriksa seorang siswi yang diduga keracunan menu MBG di Sleman, Rabu (13/8/2025). [Hiskia/Suarajogja]

Langkah ini mencakup pemeriksaan rutin sampel makanan yang disimpan 24–48 jam untuk antisipasi KLB akibat cemaran mikrobiologis maupun kimia, penekanan kebersihan petugas, hingga dokumentasi proses pengolahan yang mencatat jam memasak, durasi penyimpanan, dan distribusi.

Pengelolaan makanan, baik oleh jasa boga pemerintah maupun swasta juga wajib menerapkan enam prinsip higiene sanitasi atau Cara Pengolahan Makanan yang Baik (CPMB).

Prinsip tersebut meliputi pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan, pengolahan, penyimpanan makanan jadi, pengangkutan, dan penyajian.

"Potensi kontaminasi bisa terjadi di semua tahap rantai penyelenggaraan," ujarnya.

Baca Juga:Makan Bergizi Gratis Distop Sementara buntut Keracunan Massal di Sleman, Sampel Makanan Diuji Lab

Selain keamanan, keseimbangan gizi juga tak boleh diabaikan.

Menu MBG harus disusun berdasarkan pesan gizi seimbang, dilengkapi standar resep, bumbu, dan menu yang sesuai dengan spesifikasi bahan makanan yang telah ditetapkan.

Bahan dari pemasok terpercaya harus disimpan dengan prinsip First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO).

Proses pengolahan harus memastikan makanan matang sempurna dengan suhu di atas 75°C, sementara distribusi dan penyajian harus menjaga suhu di bawah 5°C untuk makanan dingin dan di atas 60°C untuk makanan panas.

Monitoring dan evaluasi berkala, termasuk pengambilan sampel makanan, menjadi langkah wajib untuk mencegah pencemaran dan mengantisipasi KLB.

Baca Juga:Jumlah Siswa Keracunan di Tiga Sekolah Sleman Bertambah Jadi 178 Orang

"Pengadaan makanan yang sesuai spesifikasi, pengolahan yang higienis, distribusi yang aman, dan evaluasi rutin adalah fondasi program makan bergizi yang benar-benar sehat. Kalau sistem keamanan pangan diabaikan, tujuan baik MBG bisa berubah menjadi masalah kesehatan massal," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak