Jelang Akhir Tahun, Jogja Siap Sambut Ribuan Pejalan Kaki dari 18 Negara di Ajang Heritage Walk Internasional

Jogja gelar JIHW ke-14 (15-16 Nov 2025) di Sleman, ajak 2000 peserta jelajahi geopark & budaya. Event ini ikonik & dorong wisata.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 11 November 2025 | 15:23 WIB
Jelang Akhir Tahun, Jogja Siap Sambut Ribuan Pejalan Kaki dari 18 Negara di Ajang Heritage Walk Internasional
Jumpa pers pelaksanaan Jogja International Heritage Walk (JIHW), Senin (10/11/2025). [Hiskia/Suarajogja]
Baca 10 detik
  • Jogja International Heritage Walk (JIHW) ke-14 akan diselenggarakan pada 15-16 November 2025, melibatkan lebih dari 2.000 peserta dari 18 negara.
  • Kegiatan ini berpusat di Sleman, menyoroti promosi budaya dengan rute melewati Geopark Prambanan dan kawasan lereng Gunung Merapi.
  • JIHW ke-14 menggabungkan tema olahraga dan eksplorasi budaya lokal, serta turut memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan pariwisata jalan kaki dunia.

SuaraJogja.id - Jogja kembali bersiap menyambut ribuan langkah dari berbagai negara lewat Jogja International Heritage Walk (JIHW) ke-14 yang akan digelar pada 15-16 November 2025.

Tahun ini, kegiatan olahraga sekaligus promosi budaya itu dipusatkan di Desa Sumberharjo dan Desa Wukirsari, Sleman, dengan semangat 'Save the Nature, Respect the Culture'.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman, Koes Indarto, mengatakan pihaknya bangga sebab Sleman kembali dipercaya menjadi tuan rumah.

Pemilihan itu bukan tanpa alasan, melainkan dengan berbagai keunggulan yang ada di Bumi Sembada.

Baca Juga:Tanpa Basic Bela Diri, Modal Marah dan Adrenalin, Member Minerva Land Tangkap Pencuri di Sleman

Termasuk Jogja yang baru saja mendapatkan pengakuan secara nasional melalui Kementerian ESDM terkait dengan geopark.

"Salah satu geopark yang nanti akan kita lewati adalag geopark di Prambanan, itu mengapa kita mulai di Sumberharjo. Di situ ada rute sepanjang 20 km, akan melihat bekas gempa Prambanan pada 2006 lalu, sambil berjalan sambil belajar budaya di sana," kata Koes, kepada wartawan, Senin (10/11/2025).

Kemudian satu lagi ada di lereng Gunung Merapi. Adapun Gunung Merapi pun merupakan salah satu geopark nasional yang nantinya akan dilewati, tepatnya kali ini akan mengeksplorasi kawasan Cangkringan.

"Itu akan memberikan pengalaman lebih bagi pejalan kaki nasional maupun internasional," tegasnya.

Dihadiri 18 Negara dan 2.000 Peserta

Baca Juga:ODGJ di Sleman Kembali ke Masyarakat: Ini Strategi Dinkes yang Diklaim Berhasil

Tercatat tahun ini ada lebih dari 2.000 peserta dari dalam dan luar negeri yang akan ambil bagian dalam JIHW 2025.

Kegiatan ini juga diikuti oleh delegasi dari 18 negara seperti Belanda, Jerman, Belgia, Prancis, Italia, Kroasia, Lithuania, Jepang, Korea, dan Taiwan.

Selain itu, Yogyakarta turut menjadi tuan rumah IML General Meeting, pertemuan internasional delegasi International Marching League (IML) yang berbasis di Belanda.

Pertemuan tersebut memperkuat posisi Indonesia di jaringan walking tourism dunia.

Dengan dua lisensi internasional bergengsi dari International Marching League (IML) dan Internationaler Volkssportverband (IVV) dari Jerman, Jogja International Heritage Walk menegaskan diri sebagai event olahraga berkelas dunia yang berakar pada kearifan lokal.

Dua Hari, Dua Tema

JIHW tahun ini menghadirkan dua konsep utama di setiap harinya. Hari pertama bertema Fun Walking: Sporty & Colorful yang menonjolkan semangat kebersamaan.

Sementara hari kedua bertema Village Walking yang mengajak peserta menjelajahi kehidupan masyarakat Desa Wukirsari, termasuk budaya dan kerajinannya.

Menurut Tasbir Abdullah, salah satu founder JIHW, kegiatan ini sudah menjadi ikon kebanggaan tahunan Yogyakarta.

"Event rutin tahunan, kebanggaan Jogja. Tahun ini sudah memasuki tahun ke-14. JIHW diakui sebagai salah satu event yang berkontribusi nyata kepada target nasional mendatangkan wisatawan luar negeri," ungkap Tasbir.

Tasbir menambahkan, panitia sengaja membatasi peserta dengan pertimbangan teknis.

"Peserta kita batasi, karena memang dengan berbagai pertimbangan kemampuan teknis dan sebagainya. Walaupun kita mau lebih banyak peserta," imbuhnya.

Founder lain, Fitriani Kuroda, menjelaskan bahwa JIHW sejatinya telah berdiri sejak 2008 untuk memperingati hubungan bilateral Indonesia-Jepang.

Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang tergabung dalam liga jalan kaki dunia.

"Indonesia menjadi satu-satunya di negara ASEAN yang masuk di liga jalan kaki. Ini menjadi suatu kebanggan," ucap Fitriani.

Dorong Ekonomi dan Wisata Budaya

Tahun ini terdapat 120 peserta asing dan sekitar 1.900 peserta lokal. Bahkan, sebagian besar peserta lokal pun justru berasal dari luar kota.

"Dari 1.900 pejalan kaki lokal, itu yang dari Jogja hanya 300-an, lainnya dari luar provinsi. Bayangkan minat ke Jogja. Berarti ini kan prestis," tandasnya.

Hal itu, kata Fitriani, sekaligus membuat JIHW turut meningkatkan okupansi hotel di Yogyakarta karena banyak peserta datang dari luar daerah.

Ia turut menekankan bahwa kegiatan tahun ini lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, Dahlia Puspasari, sesama founder JIHW, menyebut acara ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarat nilai budaya.

"Memang kami mengusung budaya kemudian kegiatan edukasi pula. Tiap tahun pun jenisnya bermacam-macam, tahun ini kami ada mengangkat batik kertas dan lain-lain. Di sana mereka akan belajar soal berbagai budaya itu," ucapnya.

JIHW bakal menghadirkan pula pementasan budaya dan Pasar Pinanggih yang menjadi wadah bagi UMKM lokal memamerkan produk mereka kepada wisatawan mancanegara.

Semua kegiatan ini mendukung visi besar JIHW menggabungkan olahraga jalan kaki dengan pelestarian budaya dan alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak