- Jogja Fashion Week 2026 menargetkan transaksi Rp2,5 miliar dan 16.000 pengunjung pada Agustus 2026 di JEC.
- Acara ini bertujuan menciptakan efek domino signifikan pada sektor pendukung seperti transportasi dan perhotelan.
- JFW 2026 fokus mentransformasi identitas lokal menjadi produk berdaya saing global untuk kontribusi ekonomi.
Hal ini bertujuan agar ekosistem mode di Yogyakarta tidak hanya kuat di pasar domestik. Namun dapat berbicara lebih banyak di kancah internasional.
Ia mengakui tantangan besar ini memerlukan sinergi dari berbagai pihak. Mulai dari desainer senior, akademisi, hingga sektor perbankan.
"Tradisi tidak kita tinggalkan, tetapi kita olah menjadi inovasi. Inilah makna resonansi, ketika nilai lokal berbicara dalam bahasa global tanpa kehilangan jati diri," jelas Ni Made Dwipanti Indrayanti.
JFW 2026 sendiri akan mengusung tema besar "Roots to Resonance Beyond" yang dijadwalkan berlangsung pada 13-16 Agustus 2026 di Hall A, B, dan C Jogja Expo Center (JEC).
Baca Juga:Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima