Neraka Berkedok Daycare di Jogja: Bayi Diikat, Lapar, dan Pulang Bawa Luka

Kasus kekerasan sistematis terungkap di Daycare Little Aresha Yogyakarta. 13 tersangka ditetapkan atas dugaan penyiksaan 53 balita. Orang tua menuntut keadilan bagi korban.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 27 April 2026 | 07:54 WIB
Neraka Berkedok Daycare di Jogja: Bayi Diikat, Lapar, dan Pulang Bawa Luka
Ilustrasi daycare yang menyiksa anak-anak. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta mengungkap kasus kekerasan sistematis terhadap puluhan balita di Daycare Little Aresha, Sorosutan, yang beroperasi tanpa izin resmi.
  • Sebanyak 13 tersangka ditetapkan polisi karena terbukti melakukan penyiksaan fisik, pengikatan, hingga penelantaran terhadap 53 anak korban.
  • Penggerebekan pada Jumat, 24 April 2026, menemukan praktik pengasuhan tidak manusiawi yang menyebabkan trauma mendalam dan gangguan kesehatan anak.

SuaraJogja.id - Bagi para orang tua pekerja, menitipkan buah hati di daycare  (tempat penitipan anak) adalah sebuah keputusan besar yang didasari kepercayaan penuh.

Mereka berharap anak-anak mendapatkan kasih sayang dan pengasuhan layak saat mereka mencari nafkah.

Namun, kepercayaan itu hancur berkeping-keping menjadi mimpi buruk bagi puluhan orang tua yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Kota Yogyakarta.

Di balik tembok fasilitas yang seharusnya aman itu, tersimpan cerita horor kekerasan sistematis terhadap bayi dan balita. Bukan hanya sekadar cubitan nakal, anak-anak tak berdosa ini diduga mengalami penyiksaan fisik dan mental yang mendalam.

Baca Juga:Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah Horor di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta

Rasa syok dan pengkhianatan dirasakan luar biasa oleh para orang tua. Noorman, salah satu ayah korban, mengaku hatinya hancur saat mengetahui kondisi sebenarnya yang dialami kedua anaknya yang sudah dititipkan sejak 2022.

Awalnya, ia mencoba berpikir positif saat melihat luka-luka di tubuh anaknya, mengira itu akibat bermain biasa. Namun, rekaman video yang beredar mengubah segalanya.

"Saya sudah menitipkan anak dari umur tiga bulan, jadi syok ketika tahu mereka dapat perlakuan kasar," ujarnya dengan suara bergetar kepada Suara.com.

Daycare Little Aresha dipasang garis polisi. [Suara.com/Yvestaputu Sastrosoendjojo]
Daycare Little Aresha dipasang garis polisi. [Suara.com/Yvestaputu Sastrosoendjojo]

"Di video itu, anak-anak diikat hanya pakai popok, tanpa dipakaikan baju," jelasnya menggambarkan kondisi tak manusiawi tersebut.

Lebih menyakitkan lagi, Noorman menyadari bahwa kondisi kesehatan anaknya yang kerap memburuk ternyata berkaitan dengan perlakuan di daycare.

Baca Juga:Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam

Kedua anaknya sering keluar masuk rumah sakit dan didiagnosis mengalami pneumonia serta gangguan paru-paru, sebuah kondisi yang tak lazim untuk anak yang seharusnya diasuh dengan baik.

Kisah serupa diungkapkan Choirunisa (34). Hatinya teriris ketika mengetahui anak balitanya yang berusia 1 tahun 5 bulan sering pulang dalam keadaan lapar dan lesu.

Fakta yang terungkap kemudian sangat menyakitkan: bekal makanan bergizi yang ia siapkan setiap pagi justru dimakan oleh para pengasuh.

"Saya juga pernah lihat yang makan [bekal dari orang tua] justru pengasuhnya," tandasnya menahan emosi.

Choirunisa semakin histeris saat penggerebekan polisi pada Jumat (24/4/2026) menemukan anaknya sedang diikat tangannya. Ia juga mendapati fakta bahwa anak-anak sering ditidurkan di lantai dingin tanpa alas yang layak.

"Anak saya juga ada luka di punggung seperti bekas pukulan benda keras," ungkapnya menunjuk bukti fisik kekerasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak