- Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengonfirmasi empat mahasiswanya terlibat dalam komunitas eksternal terkait dugaan manipulasi publikasi ilmiah berbasis kecerdasan buatan.
- Mahasiswa diduga menyalahgunakan afiliasi kampus untuk memperoleh dana perjalanan pada berbagai konferensi internasional bidang kedokteran sejak tahun 2026.
- Pihak universitas akan menjatuhkan sanksi akademik melalui pendekatan edukatif serta melakukan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh publikasi yang mencatut nama institusi.
UAJY bahkan menduga penggunaan nama dan afiliasi kampus dalam sejumlah abstrak dan poster publikasi dilakukan untuk memperkuat legitimasi peserta dalam memperoleh travel grant yang menjadi target utama kelompok tersebut.
"Kampus tidak terlibat dalam proses penyusunan, pengiriman maupun pengelolaan abstrak yang dilakukan melalui komunitas eksternal tersebut," tegasnya.
Saat ini universitas masih melakukan verifikasi terhadap seluruh publikasi yang mencantumkan afiliasi UAJY dalam kasus tersebut. Jika ditemukan penggunaan afiliasi yang tidak sesuai dengan ketentuan institusi, kampus akan mengambil langkah lanjutan dan menyampaikan klarifikasi kepada pihak terkait.
Kasus ini sendiri menjadi perhatian komunitas peneliti internasional setelah muncul dugaan praktik serupa dalam sejumlah konferensi medis dunia. Penelusuran kemudian berkembang ke berbagai forum ilmiah internasional, termasuk Korea Liver Week 2026 yang turut mencantumkan nama peserta dari Indonesia.
Baca Juga:Crafting Zine: Ruang 'Slow Living' Anak Muda Jogja di Tengah Kesibukan Kuliah
Kontributor : Putu Ayu Palupi