Dari Boven Digoel ke Bangku Kuliah, 25 Pemuda Papua Selatan Mengejar Mimpi Tenaga Ahli Perkebunan

Mahasiswa asal Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, resmi memulai program pendidikan vokasi perkebunan di Politeknik LPP Yogyakarta

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:16 WIB
Dari Boven Digoel ke Bangku Kuliah, 25 Pemuda Papua Selatan Mengejar Mimpi Tenaga Ahli Perkebunan
Sebanyak 25 mahasiswa asal Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, resmi memulai program pendidikan vokasi perkebunan di Politeknik LPP Yogyakarta, Jumat (23/10/2026). [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 25 mahasiswa Boven Digoel menerima bantuan pendidikan vokasi perkebunan untuk membangun daerah asal.
  • Program D3 selama tiga tahun membekali mahasiswa dengan keterampilan budidaya sesuai standar kompetensi industri perkebunan.
  • Lulusan diproyeksikan menjadi asisten kebun untuk memperkuat tenaga kerja lokal dan mendukung perkebunan Papua Selatan.

SuaraJogja.id - Sebanyak 25 mahasiswa asal Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, resmi memulai program pendidikan vokasi perkebunan di Politeknik LPP Yogyakarta. Para peserta yang terdiri atas 15 perempuan dan 10 laki-laki dari 17 distrik tersebut menerima bantuan pendidikan untuk dipersiapkan menjadi tenaga ahli perkebunan di daerah asal mereka.

Devota Kamboto, mahasiswi penerima program asal Kampung Mawan, Kabupaten Boven Digoel, menyampaikan kesiapannya dalam menempuh pendidikan di luar daerah demi membawa kontribusi positif bagi daerah asalnya.

"Saya merasa senang karena bisa dapat bantuan ini supaya bisa berikan yang terbaik buat tanah Papua," ujar Devota, di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026).

Keikutsertaan dalam program vokasi ini menjadi kesempatan bagi para pemuda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi di bidang tata kelola perkebunan secara terstruktur.

Baca Juga:Demo di DPRD DIY Berakhir Ricuh, Mahasiswa yang Diamankan Diantar Pulang Polisi Dini Hari

"Harapan saya, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi," ungkapnya.

Sementara itu, mahasiswa penerima bantuan lainnya, Yusuf Figiafu dari Kampung Anggai, Distrik Jair, menuturkan keberangkatannya menuju Yogyakarta ditujukan untuk memberikan contoh positif bagi generasi muda di kampung halamannya.

"Kalau tanggapan saya, bisa buat contoh buat adik-adik saya yang di Papua sana begitu," kata Yusuf.

Ia menambahkan, keterlibatannya dalam program ini didasari oleh tekad untuk menyelesaikan studi hingga tuntas. Sehingga memiliki kualifikasi teknis yang memadai dan dapat digunakan saat kembali ke daerah.

"Harapan saya, kita yang ada datang ke sini, harapan saya buat adik-adik dong juga bisa ke sini begitu dan bisa seperti kita begitu. Ya, yang sungguh-sungguh belajar di sini begitu dan bisa pulang jadi asisten, manajer, dan bisa membantu keluarga di kampung sana," harapnya.

Baca Juga:Hujan di DIY Diprediksi Masih Minim hingga Awal November, Waspada Kekeringan dan Karhutla

Sebagai anak dari pemilik hak ulayat setempat, Yusuf menilai penguasaan ilmu budidaya perkebunan sangat penting seiring masuknya investasi pengelolaan lahan di wilayah tempat tinggalnya.

Selama berada di Politeknik LPP Yogyakarta, para peserta mengambil program D3 Budidaya Tanaman Perkebunan yang diselaraskan dengan kebutuhan industri.

Direktur Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP), Muhamad Mustangin, menyebutkan bahwa materi pembelajaran disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

"Jadi D3 Budidaya Tanaman Perkebunan yang merupakan program studi yang akan ditempuh oleh adik-adik ini, itu kurikulumnya memang kita buat standar sesuai SKKNI untuk asisten kebun kelapa sawit," tutur Mustangin.

Disampaikan Mustangin, kurikulum program menitikberatkan porsi praktik teknis di kebun percobaan seluas 20 hektar guna memastikan para peserta menguasai seluruh tahapan budidaya.

"Nah di situ kita siapkan terkait dengan budidaya, baik itu dari pembibitan, kemudian pengolahan, kemudian bagaimana kita merawat, perawatan, pemeliharaan kebun, kemudian sampai dengan panen," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak