Dari segi pemantauan hipertensi, Kementerian Kesehatan menemukan bahwa sebanyak 6,81 juta peserta CKG tahun lalu terdiagnosis mengalami tekanan darah tinggi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,41 juta peserta kembali mengikuti CKG tahun ini. Dari peserta yang kembali tersebut, sebanyak 1,13 juta orang atau 46,9 persen memiliki tekanan darah yang terkendali.
Sementara itu, dari segi pemantauan gula darah, Kementerian Kesehatan menemukan sebanyak 1,02 juta peserta CKG tahun lalu terdiagnosis diabetes melitus.
Sebanyak 340.117 peserta di antaranya kembali mengikuti CKG tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 235.895 orang atau 69,4 persen memiliki kadar gula darah yang terkendali.
Baca Juga:BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Pantau Keuangan dan Payroll Perusahaan
Jika tren itu berlanjut, Dante meyakini CKG dapat menjadi langkah awal untuk mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Sebagai dampaknya, angka harapan hidup Indonesia yang saat ini rata-rata mencapai 71 hingga 72 tahun diharapkan meningkat menjadi 76 hingga 78 tahun.
"Jadi, manfaatnya (CKG) baru terasa di tahun 2035, tapi sudah kita mulai kerjakan dari sekarang. Jadi, sampai 10 tahun nanti kita benar-benar akan merasakan manfaatnya," ujar Dante, Rabu (30/9).
Pemerintah Berkomitmen Perluas Jangkauan dan Tingkatkan Kualitas CKG
Pemerintah menyadari bahwa masyarakat yang sehat merupakan fondasi untuk membangun generasi unggul. Oleh karena itu, pemerintah menargetkan CKG dapat dimanfaatkan oleh 130 juta orang pada akhir tahun ini.
Baca Juga:Bikin Momen Bareng Sahabat Makin Hemat, Intip Promo Spesial BRI
Dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR pada 14 Agustus lalu, Presiden Prabowo berkomitmen meningkatkan kualitas pelaksanaan program tersebut sekaligus memperluas jangkauannya agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
CKG menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat demi mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera.
"Negara harus menjaga kesehatan rakyat sebelum mereka sakit berat," ujarnya. ***