"Pokoknya, Bu, pindah aja. Bukan pemerintah. Anak saya sendiri. Tapi kalau pemerintah mau ngasih ya mau. Di mana aja mau. Gitu," ujar Pailah.
Saat Suara.com datang ke rumahnya, terlihat barang-barang seperti televisi, kulkas, bantal, kasur, dan pakaian masih menumpuk di ruang tamu dan beberapa ruang lain.
Kondisi yang sama juga terlihat di beberapa rumah sekitar. Hanya satu rumah yang kini telah dikosongkan.
Hingga berita ini ditulis, BPBD Bantul maupun DIY belum memastikan kemungkinan dilakukannya relokasi warga. Dua KK diungsikan, sementara yang lain mengungsi mandiri.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Bantul Irawan mengatakan masih perlu kajian untuk menetapkan radius aman atau tidak aman untuk warga sekitar dan perlunya dilakukan relokasi total.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi mengatakan relokasi warga perlu dipertimbangkan.
"Kalau permintaan dari mereka belum ada. Tapi kalau melihat kondisi seperti itu mungkin ke depan perlu pertimbangan untuk dilakukan," ujar dia.
Kontributor : Sri Handayani
Baca Juga: Kasus Pembajakan Mobil Tangki BBM ke Kantor Jokowi Bertambah Jadi 10 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar