SuaraJogja.id - Sejumlah elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan merapat ke Keraton Kesultanan Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) malam. Mereka melakukan persamuhan tertutup.
Pantauan Suara.com, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memimpin rombongan. Ia tiba di keratorn sekitar pukul 18.45 WIB.
Saat datang, Megawati mengenakan batik berwarna hijau tosca. Ia bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Tak lama setelah keduanya masuk ke kompleks keraton, satu anggota Pasukan Pengamanan Presiden meminta awak media keluar.
"Yang berhak meliput hanya dari Biro Pers Istana. Dari Biro Pers kami belum ada tembusan awal untuk diliput wartawan lokal atau nasional. Mohon maaf ya," kata Paspampres.
Awak media hanya dibolehkan mengambil potret dari luar pagar keraton. Tak lama setelah itu, sekitar pukul 19.25 WIB, rombongan mobil Presiden Jokowi tiba.
Jokowi menggunakan mobil bernomor polisi RI 1. Pukul 19.29 WIB mobil bernomor AB 1 masuk ke keraton.
Hujan mengguyur lingkungan Keraton Yogyakarta saat pertemuan berlangsung. Hingga berita ini diunggah, pertemuan masih berlangsung.
Kontributor : Sri Handayani
Baca Juga: Tarif Baru Ojek Online Diumumkan Senin Pekan Depan, Ini Gambarannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha