SuaraJogja.id - Kasus tindak pidana korupsi (tipikor) kantor Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Seni dan Budaya yang melibatkan empat tersangka, salah satunya meninggal dunia, memasuki babak baru.
Dalam kasus ini, diketahui negara dirugikan lebih dari Rp 21.624.971.355 akibat dugaan pencucian uang yang digunakan tersangka.
Namun dari hasil penyidikan dan penyelidikan, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sejumlah barang bukti dan aset bisa disita dari S (60), BS (45) dan AN (43) yang merupakan pejabat di P4TK.
Tersangka S, dulunya merupakan Kepala P4TK. Sedangkan, AN menjabat bendahara dan BS merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di P4TK. Uang sebesar Rp 12,5 miliar milik negara juga bisa diselamatkan dalam kasus yang sudah P21 tersebut.
Direktur Reskrimsus Polda DIY Toni Surya Putra mengungkapkan, uang sebesar Rp 21,6 miliar sebagian sudah dibelanjakan oleh tersangka, baik berupa barang tunai, properti maupun aset. Besaran uang tunai yang berhasil disita dan jadi barang bukti sebesar Rp 489.624.325.
Selain itu tiga properti juga disita. Antara lain dua rumah mewah di Bekasi dan Sidoarjo senilai Rp 9 miliar. Ditambah satu apartemen di Jakarta senilai Rp 2 miliar.
Enam unit kendaraan pun ikut dibawa pihak kepolisian, yakni lima mobil berbagai merek dan satu unit motor senilai lebih dari Rp 900 miliar.
"Sebagian (uang hasil korupsi) sudah dibelanjakan dalam tender ada yang belum. Modusnya mereka mendirikan perusahaan fiktif," ungkapnya di Polda DIY, Selasa (30/7/2019).
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Berkas Lengkap, Tiga Tersangka Korupsi P4TK Siap Disidang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah