SuaraJogja.id - Muhammadiyah membuka kesempatan bagi profesor tua yang ingin mengajar di kampus-kampus yang dikelola Muhammadiyah. Tawaran ini disampaikan setelah munculnya pernyataan Menristekdikti M Nasir yang menganggap profesor tua kecil manfaatnya bagi negara.
"Muhammadiyah itu punya 166 perguruan tinggi. Kalau profesor tua yang masih produktif dan mau berhikmat bersama Muhammadiyah, ya kita terbuka," ungkap Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (8/8/2019).
Menurut Haedar, Muhammadiyah adalah lembaga yang nonprofit dan mengedepankan perjuangan. Maka, Muhammadiyah siap menampung siapa saja yang ingin ikut berperan mencerdaskan bangsa.
Namun yang berniat untuk bergabung bersama Muhammadiyah jangan sampai keliru. Sebagai lembaga nonprofit, siapa pun diharapkan tidak mencari keuntungan belaka.
"Sudah saatnya (profesor) yang sudah purna itu mau berhikmat mencerdaskan rakyat. Jadi sebenarnya Muhammadiyah sangat leluasa dan menampung siapa saja profesional yang mau berhikmat," katanya.
Dikatakan Haedar lagi, Muhammadiyah akan menjadi rumah bagi siapa saja. Apalagi selama ini Muhammadiyah juga memiliki profesor yang sudah berusia tua. Mereka pun masih terus bermanfaat bagi Muhammadiyah dan masyarakat.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Rektor UIN Yogya Sebut Menristekdikti Tak Paham Soal Pendidikan
-
Dianggap Hina Profesor Tua, Rektor UIN Suka Tantang Menristekdikti
-
Menristekdikti Jamin Rekrutmen Rektor Asing Takkan Ubah Kultur Kebangsaan
-
Impor Rektor Asing Dibully, Menristekdikti: Gimana Bisa Masuk Kelas Dunia?
-
Fahri Hamzah Pertanyakan Wacana Menristekdikti Undang Asing Jadi Rektor
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
DIY Mulai Kering Kerontang, Bantuan Pusat Menunggu Status Darurat
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah