SuaraJogja.id - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melakukan uji coba becak listrik yang diproyeksi bakal menggantikan becak motor (betor) di Malioboro.
Penggantian betor ke becak listrik tersebut bertepatan dengan agenda uji coba kawasan semi pedestrian di ikon wisata Kota Yogyakarta tersebut pada Selasa Wage (27/8/2019).
"Kami akan uji coba becak listrik. Becak bertenaga khusus ini merupakan pengembangan kendaraan tradisional becak kayuh yang diharapkan dapat menggantikan becak motor [betor] di kawasan Malioboro,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Sigit Sapto Raharjo seperti diberitakan Harian Jogja-jaringan Suara.com.
Dikemukakan Sigit, ada empat becak listrik yang akan dikenalkan dari total delapan unit. Becak listrik tersebut berasal dari Dishub DIY, BPD DIY dan Grab. Untuk selanjutnya, penggunaan becak listrik diharapkan dapat dipesan secara online.
"Yang dikenalkan empat unit dulu. Gubernur sudah mengirim surat terkait dengan izin becak listrik ke Kementerian Perhubungan. Becak listrik ini menjadi langkah awal upaya kami untuk mengganti becak motor [betor]," katanya.
Sementara itu, konsep Selasa Wage akan dibuat berbeda dengan sebelumnya. Selain penerapannya dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, pemerintah akan mengoptimalkan kendaraan nonbermotor dalam kegiatan ini.
Sigit Sapto Raharjo mengatakan jika sebelumnya pelaksanaan uji coba dilakukan mulai pukul 06.00 WIB, pada Selasa nanti, pelaksananya dimulai pukul 09.00 WIB. Hal tersebut untuk memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha di Malioboro melakukan droping/loading stock.
"Ini untuk mengakomodasi usulan yang masuk," katanya.
Diharapkan setiap kali akan ada uji coba harus ada evaluasi dan perbaikan. Salah satu evaluasi yang dilakukan mengenai rencana tak ada lagi perlintasan kendaraan bermotor dari Jalan Sosrowijayan sampai simpang Dagen ke Jalan Malioboro.
Baca Juga: Waktu Semi Pedestrian Malioboro Diundur, Puluhan Atraksi Disiapkan
Dengan konsep tersebut, diharapkan panggung pertunjukan yang ditampilkan di sepanjang Malioboro bisa lebih maksimal.
"Tapi pertunjukannya tidak usah pakai panggung karena bisa menutup trotoar. Kalau trotoar ditutup [oleh panggung] bisa mengganggu pengguna jalan," katanya.
Oleh karenanya, Sigit berharap tidak ada panggung yang didirikan selama masa uji coba dilakukan. Atraksi kesenian dan kebudayaan bisa dilakukan di trotoar agar pengunjung tidak memadati jalan utama Malioboro.
Jalan utama tetap digunakan untuk bus Trans Jogja, dan kendaraan nonbermotor lainnya. Apalagi pada Selasa Wage besok, akan mengenalkan becak listrik sebagai transportasi alternatif di kawasan Malioboro.
Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho mengatakan pihaknya terus memperbaiki manajemen lalu lintas selama uji coba Malioboro sebagai kawasan pedestarian pada Selasa Wage.
Perbedaan pelaksanaan uji coba yang ketiga kalinya pada pekan ini, tidak ada lagi perlintasan kendaraan bermotor dari Sosrowijayan sampai simpang Dagen ke Jalan Malioboro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026