SuaraJogja.id - Ribuan mahasiswa gabungan dari sejumlah kampus di Yogyakarta yang tergabung dalam Aksi Rakyat Bergerak mulai memadati Bundaran Universitas Gajah Mada atau UGM. UGM sebagai salah satu titik kumpul aksi Gejayan Memanggil 2.
Turut bersama mereka, pelajar dari berbagai sekolah yang memakai pakaian bebas berdemonstrasi ke Pertigaan Jalan Colombo, Gejayan, Yogyakarta.
Pantauan Suara.com, pukul 12.45 WIB massa masih mengkondisikan diri di area Bundaran UGM.
Mereka yang berseragam identitas kampus turut membentangkan poster protes revisi undang-undang bermasalah dan berbagai kritik untuk DPR.
Setelah itu, orator dari kampus Amikom menyerukan massa untuk melanjutkan aksi Gejayan Memanggil pertama yang dinilai belum didengar pemerintah.
Mereka pun menyuarakan 9 tuntutan di antaranya tolak RUU KPK, segera sahkan RUU PKS, tuntaskan pelanggaran HAM dan tindak biang kerok kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan.
Sejumlah aparat turut berjaga mengamankan lokasi sekaligus mengatur lalu lintas di sekitar Rumah Sakit Panti Rapih.
Setelah menyanyikan lagu 'Darah Juang', massa mulai long march pukul 12.45 WIB.
Baca Juga: Deretan Poster Nyeleneh di Aksi Gejayan Memanggil Jilid 2
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY