SuaraJogja.id - Karangan bunga terus berdatangan di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), mengiringi kepulangan seniman Djaduk Ferianto pada yang kuasa, Rabu (13/11/2019). Selain dari pengusaha, seniman, pejabat, kolega, tampak satu karangan bunga yang cukup besar dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan keluarga.
Karangan bunga Presiden ini berukuran panjang sekitar tiga meter dan didominasi warna hitam-kuning.
Terpasang di jalan masuk PSBK, karangan bunga ini menarik perhatian para pelayat. Bahkan beberapa dari mereka yang hadir menyempatkan diri berfoto di depan karangan bunga.
"Banyak sekali karangan bunga di sini, karangan bunga dari Presiden ini saya kira sebagai bentuk penghargaan pada Pak Djaduk, yang telah berperan banyak dalam dunia kesenian kita. Karenanya saya pengin foto di depan karangan bunga Pak Jokowi," ungkap Wulan (30), salah seorang pelayat, usai berfoto.
Selain Presiden, ada juga sejumlah karangan bunga dari para menteri. Di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Selain itu, tampak pula karangan bunga dari Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopulhukam) Mahfud MD dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Djaduk meninggal pada Rabu (13/11/2019) pukul 03.00 WIB. Sebelumnya sekitar pukul 02.30 WIB, Djaduk mengalami serangan jantung. Djaduk dimakamkan di makam keluarga Sembungan, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Djaduk Ferianto Sudah Siapkan Kejutan untuk Pengunjung Ngayogjazz
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu