SuaraJogja.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X meminta Bupati Bantul Suhartono untuk segera menyelesaikan polemik ritual Piodalan yang ditolak warga di Dusun Mangir Lor, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan agar persoalan tersebut tidak akan berlarut-larut.
"Saya tidak tahu persis kejadian itu seperti apa karena dapat informasi yang berbeda-beda. Tapi saya minta bupati segera menangani," ungkap Sultan di Kantor Gubernur DIY, Jumat (15/11/2019).
Menurut Sultan, izin penyelenggaraan acara dan lainnya merupakan kewenangan Bupati Bantul. Pihaknya tidak tahu apakah kegiatan ritual tersebut sudah mendapatkan izin ataupun belum.
Namun sepengetahuan Sultan, ritual Piodalan merupakan tradisi tahunan. Ritual tersebut sudah dilaksanakan setiap tahunnya oleh para pengikutnya.
"Itu tradisi saja, tiap tahun (dilaksanakan). Wewenang kan di kabupaten, biar (polemik) diselesaikan kabupaten," tandasnya.
Sebelummya, sejumlah warga menghentikan acara doa leluhur atau wafatnya Ki Ageng Mangir atau ritual Piodalan di Dusun Mangir Lor, Desa Mangir, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Mereka beralasan acara tidak mengantongi izin dari pihak terkait.
Namun Pemangku Padma Buwana, Utiek Suprapti menyatakan hal yang berbeda. Penolakan itu muncul dari beberapa warga yang tidak suka dengan kegiatan tersebut karena penolakan juga pernah terjadi saat pihaknya menggelar acara serupa.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Disbud DIY Sebut Komunitas Padma Buana di Mangir Lor Belum Masuk dalam MLKI
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
Lawan Arus di Jalan Yogya-Wates, Dua Sepeda Motor Hantam Avanza: Empat Remaja Tewas
-
Sausu Tambu: Dari Pesisir Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Berkat Program Desa BRILiaN
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo : Bawa Nama Pihak Lain Dalam Replik Tak Ubah Substansi Perkara
-
Aksi Brutal Pemuda di Sleman, Lakukan Pengeroyokan dan Bakar Motor Pakai Kembang Api
-
Soroti Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel!