SuaraJogja.id - Penangkapan terduga teroris di Gunungkidul pada Rabu (20/11/2019) mendapat komentar dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Dalam komentar singkatnya, Sultan HB X mengaku belum mengetahui secara rinci soal penangkapan tersebut.
Dilansir HarianJogja.com-jaringan Suara.com, ia jug mengatakan penggerebekan semacam itu perlu untuk menumpas aksi terorisme.
"Saya enggak tahu persis, yang ditangkap siapa, dari unsur apa. Tapi kalau memang dia teroris, ditangkap enggak ada masalah, silakan saja, karena itu pidana, melanggar hukum," ujar dia di Kompleks Kepatihan.
Sultan HB X pun juga menyampaikan harapan supaya warga DIY berani menolak segala hal ataupun tindakan yang mengarah pada radikalisme maupun terorisme.
"Saya punya harapan warga itu bisa mengatakan tidak, punya keberanian untuk mengatakan tidak [pada radikalisme dan terorisme], itu kan pilihan warga sendiri, kami tidak bisa memaksakan," ungkap Sultan.
Diberitakan Antara sebelumnya, Tim Densus 88 menggerebek satu rumah milik pria berinisial M (37) di Dusun Ngunut Tengah RT 012 RW 02, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (20/11/2019).
M ditangkap pada sekitar pukul 08.00 WIB, dan penggeledehan pun dilakukan di rumahnya.
Kemudian pada sekitar pukul 12.00 WIB terdengar suara letusan; beberapa polisi berpenutup wajah tampak keliling rumah.
Baca Juga: Tak Mau Berdamai, Ruben Onsu : Blundernya dari Mulut Dia
Saat dimintai konfirmasi, Kasubag Humas Polres Gunungkidul Inspektur Polisi Satu Eni Nur Widiastuti membenarkan penangkapan terduga teroris oleh Tim Densus 88 itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026
-
Pemerintah Berencana Buat Program Kuliah Gratis, PTS Terancam Gigit Jari Kehilangan Mahasiswa
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan