SuaraJogja.id - Menteri Agama (Menag) Jenderal (Purn) Fachrul Razi kembali menegaskan soal rencana memindahkan materi khilafah dari mata pelajaran (mapel) fikih ke sejarah Islam, saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Munawwir Krapyak, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Saat dimintai tanggapan, Pengasuh Ponpes Al Munawwir Krapyak Ahmad Sidqi enggan berkomentar banyak tentang penghapusan materi khilafah dan perang tersebut dari mapel fikih. Sebab, selama ini di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak semua kurikulumnya berdasarkan salafiah untuk pelajaran SMP dan SMA.
"Terus ditambah dengan pengajian-pengajian itu," tutur Ahmad di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Kamis (12/12/2019).
Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak sudah memiliki kajian, yaitu Kitab Kuning, sehingga itu yang mereka yakini dan jadikan dasar. Menurutnya, pendirian negara ini juga telah diramu sedemikian rupa oleh pendahulu bangsa ini, yang bisa mengakomodasi semua warga negara dengan segala perbedaannya, sehingga bisa menjadi negara yang kuat.
Seperti diketahui bersama, negara Indonesia ini disokong dan didukung oleh berbagai suku bangsa yang memiliki perbedaan. Sementara, negara Arab juga terdiri dari beberapa negara.
"Jadi ya kita pertahankanlah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita ikut pemerintah, apa pun yang menjadi keputusan pemerintah ya kita ikuti," tandas Ahmad.
Dalam keterangannya, Fachrul mengatakan, memasukkan materi khilafah ke mapel sejarah Islam adalah langkah yang paling populer dibanding penghapusan materi khilafah itu sendiri.
"Jadi mata pelajaran khilafah dimasukkan ke mata pelajaran sejarah Islam, bukan ke fikih," ujarnya, Kamis (12/12/2019), di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Ekspor Perdana Isuzu Traga, Ini Target Presiden bagi Ekspor Otomotif
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY