SuaraJogja.id - Uskup Agung Semarang, Robertus Rubiyatmoko menyerukan kerukunan umat beragama dalam perayaan Natal kali ini. Hal ini sesuai tema nasional Natal umat Kristiani "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang".
"Marilah menjadi saudara bagi orang lain," ungkap Uskup di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Senin (23/12/2019).
Uskup mengungkapkan, sesuai tema Natal tersebut, dirinya menghimbau umat Kristen maupun Katolik untuk menjadi saudara dan sahabat bagi sesama. Sehingga semua pihak bisa menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.
Hal ini penting agar kehidupan Indonesia penuh perdamaian dan kedamaian. Dengan demikian bangsa ini bisa maju sesuai dengan Deklarasi Abu Dhabi.
Dalam deklarasi tersebut, Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Dr Ahmed At-Tayyeb menandatangani dokumen bersejarah dalam Pertemuan Persaudaraan Manusia di Uni Emirat Arab, 4 Februari 2019.
Deklarasi yang disebut 'Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan' itu berupaya mendorong untuk hubungan yang lebih kuat antara umat manusia.
Deklarasi tersebut juga menjadi upaya bersama untuk mengantisipasi ekstrimisme di dunia ini. Karenanya deklarasi tersebut jadi konsentrasi bersama dalam perayaan Natal tahun ini.
"Deklarasi itu mengajak kita semua untuk mengupayakan kehidupan bersama yang damai, rukun dan semua jadi saudara," ungkapnya.
Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengungkapkan umat Kristiani diharapkan dapat merayakan Natal secara khidmat. Setiap umat pun bisa merayakan dalam keadaan sehat.
Baca Juga: Taman Pintar II Butuh Lahan Tambahan, Jogja Berupaya Beli Tanah Warga
"Diharapkan umat Kristiani merayakan Natal denan keadaan makin baik dalam aspek hubungan kebersamaan maupun politik, ekonomi, kesejahteraan dan sebagainya," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Mahfud MD soal Natal dan Tahun Baru: Ada yang Aneh, Laporkan!
-
Uskup Agung Semarang Sesalkan Larangan Perayaan Natal di Dharmasraya
-
Lepas Tangan soal Pelarangan Natal, Mahfud MD: Nanti Malah Ribut
-
BPOM Rilis Lokasi Temuan Pangan Ilegal Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Mengulang Film atau Musik Natal Ternyata Berguna bagi Penderita Demensia
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah