Suasana khidmad dan ramai saat Misa Natal di Gereja St Lidwina, Sleman. [Uli Febriarni / Kontributor]
"Misal pakai jaket, tas besar, dengan ramah kami tanya dan kami periksa," ungkapnya.
Apa yang diungkapkan oleh Yudi benar nyatanya, kala SuaraJogja.id memantau pelaksanaan misa di gereja tersebut, tim kepolisian yang berjaga tepat di depan gerbang gereja, sempat meminta kontributor untuk melepaskan tas. Untuk selanjutnya dicek isi di dalam tas berbentuk ransel milik kontributor.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Pernah Diserang Pria Bersajam, Begini Cerita Umat St Lidwina Jelang Natal
-
Dibacok saat Misa Gereja St Lidwina, Romo Prier: Maafkan Suliyono
-
Penyerang Gereja St Lidwina: Saya Mencari Rida Tuhan
-
Malam-Malam, Penyerang Gereja St Lidwina Diangkut Densus 88
-
Polisi: Suliyono Penyerang Gereja St Lidwina adalah 'Lone Wolf'
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas
-
Jelajahi Karya Lokal, BRIZZI ARKIV Hadirkan Petualangan Seru di Blok M Hub
-
Dari Jogja untuk Veda Pratama, Dukungan Menguat Jelang MotoGP Mandalika
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data