SuaraJogja.id - Hujan yang mengguyur Kabupaten Sleman, DIY sejak Jumat (10/1/2020) menyebabkan bencana longsor di Ngrotorejo RT 07 RW 40 Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Sabtu (11/1/2020).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengungkapkan, kejadian diawali dengan ambrolnya talut di lokasi setempat, akibat hujan yang berlangsung semalaman.
"Longsoran talut menimpa kediaman Ponijo, pada 04.00 WIB," kata dia kepada wartawan, Sabtu.
Longsoran tanah pun mengakibatkan jebolnya tembok kamar tidur, kamar mandi, serta sebagian tembok dapur, di rumah yang ditinggali empat jiwa tersebut.
Setelah menerima laporan warga, tim FPRB setempat dan relawan BPBD langsung ke lokasi kejadian dan melakukan penanganan, kata Makwan.
"Tim bekerja bakti bersama warga, membersihkan puing. Kami juga membantu logistik makanan siap saji," ujar dia.
Makwan menambahkan, melihat kondisi cuaca dan prediksi masih akan berlangsungnya musim penghujan, lokasi tersebut dinyatakan rawan longsor susulan.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Marak Jual Beli Daging Bangkai di Gunung Kidul Yogyakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda