SuaraJogja.id - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman berkoordinasi dengan produsen pupuk, sebagai langkah menyikapi penurunan kuota pupuk subsidi di wilayah setempat.
Kepala DP3 Sleman, Heru Saptono menjelaskan, walaupun kuota pupuk pada 2020 dikurangi, Pemkab memastikan stok pupuk petani masih aman. Bahkan akan ditambah, bila ada pengajuan dari Sleman.
"Kami belum terima laporan kelangkaan pupuk di tingkat petani," tuturnya, Selasa (21/1/2020).
Alokasi pupuk untuk musim tanam ini sebanyak 4.500 ton, berkurang dari kuota sebelumnya, karena ada substitusi pupuk organik. Diketahui, DP3 Sleman memiliki RDKK untuk tanam 46.372 ha, pada tahun ini.
Sementara itu, bila dirinci, jatah urea bagi Sleman sebanyak 5.804 ton. SP 36.390 ton. Za 944 ton, NPK 5.151 ton dan Organik sebesar 317 ton.
"Pekan lalu Dinas sudah melakukan Rapat Koordinasi dengan PT Petrokimia Gresik terkait distribusi pupuk. Dalam Rakor tersebut juga dilakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) Kios Pupuk Bersubsidi," ujarnya.
Ia menjelaskan, sektor pertanian masih membutuhkan pupuk bersubsidi. Diperkirakan, satu hektar sawah dibutuhkan biaya operasional antara Rp6 juta hingga Rp8 juta.
Berita Terkait
-
Tak Berizin, Ratusan Reklame di Gejayan Dicopoti Satpol PP
-
Ini Tips dari Kasat Reskrim Polres Sleman Agar Kamu Terhindar dari Curanmor
-
Residivis Spesialis Curanmor yang Didor Polisi Lakukan Aksi di 50 TKP
-
Begini Trik Pemkab Sleman Minimalisir Jumlah Pengemplang Pajak
-
Keluarga Teguh Ingin Adopsi Bayi yang Ditemukan Dalam Kardus di Ngemplak
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja