SuaraJogja.id - Seorang pria apengendara sepeda motor yang melintas di salah satu ruas jalan raya di Kabupaten Sleman mendadak ramai diperbincangkan.
Pria itu menjadi bahan perbincangan warganet setelah videonya diunggah ke Twitter oleh akun @archivaw pada Rabu (22/1/2020).
Di video itu, si pemotor tampak berkendara melewati Ambarrukmo Plaza (Amplaz), yang berlokasi di Jalan Laksda Adisucipto, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.
Awalnya tak begitu terlihat aneh saat pemotor itu direkam dari belakang. Ia juga mengenakan helm sebagaimana mestinya. Hanya saja, kedua kakinya tak menapak di pijakan kiri dan kanan seperti pemotor pada umumnya.
Baca Juga: Februari Puncak Musim Hujan, DKI Tetap Andalkan Pompa Air Hadapi Banjir
Rupanya, setelah diperhatikan lagi, kaki pemotor berjaket merah itu berada di setang kendaraannya.
Atraksi berbahayanya itu makin terlihat jelas saat ia direkam dari samping dan depan. Mengenakan sandal jepit, kedua kaki pemotor itu seakan menggantikan fungsi tangannya untuk memegang kendali kendaraan.
Sementara itu, kedua tangannya ia sandarkan pada lutut, yang sedikit tertekuk. Pria itu bahkan dengan santainya menunjukkan ekspresi wajah cengengesan, bahkan melambaikan tangan, ketika tahu ia sedang direkam.
Pengunggah pun membagikan video itu disertai cuitan bercanda sembari menyiratkan betapa bahayanya gaya pemotor itu.
"Bapaknya siapa sih? Mentang-mentang punya nyawa 9 jadi kayak gini bawa motornya," kicau @archivaw.
Baca Juga: Ini Fakta Dibalik Video Tukang Cilok yang Disemprot Ibu Pacar
Sejumlah warganet pun memberikan komentar kocak untuk video itu. Namun, banyak pula dari mereka yang tak segan mengungkapkan rasa geregetan melihat si pemotor, yang bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar
-
Gustavo Tocantins Beri Sinyal Positif, PSS Sleman Mampu Bertahan di Liga 1?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan