SuaraJogja.id - Satu per satu korban dugaan investasi bodong UD Sakinah mulai buka suara. Bisnis suplier sembako tersebut dilaporkan telah menipu puluhan nasabahnya hingga puluhan miliar.
Salah satu korban, Nana Cholidah menyebut kehilangan uang hingga miliaran rupiah setelah mengikuti investasi yang ditawarkan UD Sakinah milik Indriyana.
Ia mengaku percaya untuk menginvestasikan uangnya kepada sosok yang akrab disapa Lin tersebut lantaran melihat sendiri aktivitas usahanya yang ramai.
"Saya kebetulan tetangga dekatnya saat saya masih tinggal di Sempu, Ngemplak, Wedomartani. Kesehariannya memang memasok sembako ke hotel-hotel yang ada di Jogja secara reguler, gudangnya di rumah dia juga ramai kendaraan pengantar sembako jadi ya percaya saja," terangnya, Kamis (23/1/2020).
Yang lebih menguatkan hatinya untuk mempercayakan uang kepada Lin terutama melihat sosoknya yang baik. Menurut Nana, sosok Lin punya pribadi yang baik. Bahkan ia dikenal dekat dengan salah satu ulama kharismatik asal Solo yakni Habib Syech.
"Dia itu orangnya sopan, bahkan ga aneh-aneh. Dia juga pernah mengaku dekat dengan ulama Habib Syech, jadi sama sekali ngga ada curiga lah, kami yakin aja bisnisnya betul bersih dan mengedepankan syariat Agama," ungkapnya.
Sayang, kepercayaan Nana tersebut tak berbalas baik. Dia bersama puluhan nasabah yang menanamkan uangnya ke UD Sakinah tak lagi mendapat profit dari bisnis sembako yang dijalankan.
Lin bahkan susah dihubungi hingga akhirnya dikabarkan saat ini dalam status kabur dari kediamannya di Wedomartani.
Beberapa korbannya, Rabu (22/1/2020) sudah melaporkan terkait dugaan investasi bodong tersebut ke Polsek Depok Timur.
Baca Juga: Pegang Setang Pakai Kaki, Pemotor di Sleman Ini Buat Warganet Geregetan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar