SuaraJogja.id - Dugaan investasi bodong bisnis sembako yang digagas UD Sakinah nyatanya tak hanya membawa lari uang para nasabahnya. Lebih jauh, pemilik UD Sakinah yang saat ini urung diketahui rimbanya juga diketahui membawa uang kas RT.
Salah seorang warga enggan memberikan identitas dirinya menyebut bahwa Indriyana atau yang akrab disapa Lin semenjak kabur dari rumah turut membawa uang kas RT.
Lin disebut pernah meminjam uang kas RT kampung Sempu sebesar Rp850 juta. Dan, hingga saat ini uang tersebut urung dikembalikan.
"Jadi uang kas kampung itu merupakan iuran dua RT. Nah warga juga menabung dan menyetor tiap minggunya ke kas tersebut. Satu orang ada yang Rp10 ribu, Rp50 ribu sampai Rp100 ribu. Jadi sudah empat tahun kami ikut iuran itu. Karena orang ini kabur dan meminjam uang kas, harapannya uang kas kampung yang mereka pinjam bisa kembali dan kami mendapat untungnya (bunga)," jelas dia.
Ia menambahkan, Lin mulai tak terdengar kabarnya semenjak rumahnya disegel. Penyegelan sudah dilakukan sejak dua pekan lalu.
"Rumahnya sudah disegel lama, sejak ia kabur bawa uang warga juga," terangnya.
Warga Padukuhan Sempu lainnya, Supardi (40) mengaku tak mengira tetangganya tersebut terlibat investasi bodong.
"Kesehariannya biasa saja, orangnya baik dan biasa bergaul dengan warga sekitar. Memang saya tidak terlalu dekat dengan orang ini (Iin dan Wahyudi) tapi saat ada kegaiatan warga juga ikut. Ketika mendengar mereka kabur membawa uang miliaran rupiah itu kami kaget. Tak menyangka jika ibu Iin yang kesehariannya baik malah berbuat seperti itu," ungkapnya.
Ditanya terkait penyegelan rumah Iin dan Wahyudi, Supardi tak mengetahui secara jelas. Pihaknya mengaku saat ada penyegelan dirinya tak berada di rumah.
"Saat penyegelan saya tak mengetahui waktunya. Tiba-tiba sudah digembok, malah saya kira pemilik rumah sendiri yang menyegel. Soal bisnisnya saya tak pernah ikut campur," katanya.
Baca Juga: Pegang Setang Pakai Kaki, Pemotor di Sleman Ini Buat Warganet Geregetan
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi