SuaraJogja.id - Seorang warga Kampung Pingit, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta ditemukan tewas usai terbawa arus sungai sejauh 500 meter. Warga yang diketahui bernama Surniyah diduga terpeleset lantaran hendak melepas penat di pinggir Sungai Winongo.
Seorang warga Pingit yang ikut mengevakuasi jasad wanita 32 tahun itu, Dominggus DQ (50) membeberkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pukul 13.00 wib.
"Awalnya korban sedang membantu anaknya mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) di rumah. Karena penat dia sengaja keluar rumah dekat bibir sungai, karena rumah dia dekat dengan sungai Winongo," ungkap Dominggus pada wartawan, Minggu (2/2/2020).
Ia menjelaskan saat kejadian, arus sungai memang cukup deras karena kiriman air dari wilayah utara. Pada siang itu, cuaca pun cukup mendung namun hujan masih rintik-rintik.
"Hujan masih rintik-rintik belum deras, tapi di sekitar TKP memang lokasinya licin. Mungkin karena licin itu dia terpeleset dan masuk ke dalam sungai yang (aliran) deras," kata dia.
Wargapun sempat mengetahui Surniyah terseret arus. Beberapa warga mengejar ke selatan dan berusaha membantu menangkap korban.
"Tapi warga baru bisa mengevakuasi sekitar 500 meter dari TKP (rumah Surniyah). Warga langsung membawa korban ke RS Ludiro," jelas Dominggus.
Meski sempat mendapat pertolongan pertama di RS setempat, akhirnya nyawa Surniyah tak tertolong. Ia diduga meninggal lantaran kehabisan oksigen.
"Setelah dibawa ke RS Ludiro, kata dokter Surniyah meninggal dunia karena kehabisan oksigen. Akhirnya pihak keluarga membawa jasad ke rumah duka di Pingit RT 1/ RW 1," terangnya.
Baca Juga: Tak Cuma Instagramable, Ngopi Makin Syahdu di "Hutan Mini" TUGU LOR Jogja
Ketua RW 01, Andri (40) menjelaskan setelah diketahui bahwa salah seorang warganya meninggal, Andri langsung menggerakkan warga lain untuk membuat lelayu. Usai berdiskusi dengan pihak keluarga jasad Surniyah akan disemayamkan di Makan Sindunegaran.
"Setelah mendapat kabar ibu Surniyah meninggal, kami langsung menghubungi warga lain. Nanti pihak keluarga akan menyemayamkan korban ke Makam Sindunegaran, Senin (3/2/2020).
Berita Terkait
-
Tak Cuma Instagramable, Ngopi Makin Syahdu di "Hutan Mini" TUGU LOR Jogja
-
Ada Paket Wisata Murah, Jogja Heboh 2020 Diharapkan Dongkrak Hunian Hotel
-
Jelang Jogja Heboh 2020, #JogjaKita Rajai Trending Topic
-
Jogja Heboh 2020 Dibuka Minggu Besok di Tebing Breksi, Bakal Banyak Diskon
-
Populer untuk Belanja di Jogja, Ini Sejarah Tersembunyi Pasar Beringharjo
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!