SuaraJogja.id - Salah satu kuliner mie ayam yang tersohor di Jogja yakni mie ayam Tumini tengah dirundung duka. Sang pemilik bu Tumini dikabarkan meninggal dunia.
Duka mendalam sudah pasti dirasakan para pecinta mie ayam terutama mereka yang sejak lama jadi loyalis mie ayam Tumini.
Ya, tak sedikit di antara para penggemarnya yang kaget saat mengetahui tentang kabar meninggalnya pemilik kedai mie ayam yang terletak di dekat Terminal Giwangan itu. Sosok Tumini pun dengan cepat masuk dalam jajaran trending di jejaring sosial Twitter.
Banyak di antara para loyalisnya yang merasa kehilangan dan menitipkan doa untuk bu Tumini.
Innalillahi wa innailaihirojiun. Begitu banyak kenangan dengan mie ayam Tumini. Semoga Almarhumah Bu Tumini diampuni segala dosanya, diterima amal dan ibadahnya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-NYA," tulis @infoMieAyamYK.
"Selamat jalan Bu Tumini. Makasih sudah membuat Mie Ayam mu enaak dengan bumbu khas dan beda dari yang lain," kata @didifirmansyaah.
"Terima kasih bu Tumini atas cita rasa yang kau berikan. Khusnul Khotima nggeh bu," tulis @jundanjuna.
"Mie ayam terlezat dan terenak yang pernah saya coba. Dan hari ini pemilik resep mie ayam ini telah berpulang ke rahmatulloh. Sugeng tindak Bu Tumini," kicau @tirthoadji.
"Mengheningkan cipta untuk cita rasa yang telah diciptakan oleh bu Tumini melalui karya mie ayamnya," ucap @Rezatorian.
Baca Juga: Keren, Begini Penampakan Tugu Jogja Tanpa Kabel dan Papan Reklame
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana