SuaraJogja.id - Salah satu korban pohon tumbang lampu merah Jalan Wates, Endi Yogananta (26), harus merogoh kocek puluhan juta untuk perawatannya. Sang istri, Israni Silvia Sujarman (25), saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit JIH, Sleman untuk menjalani proses operasi karena tulang pinggul, kemaluan, dan tulang duduknya patah.
Endi mengaku sudah mengeluarkan lebih dari Rp30 juta untuk biaya perawatan hingga penanganan bayinya, yang sudah meninggal, pascainsiden pohon tumbang yang menimpa mereka berdua, Rabu (15/2/2020) malam.
"Perawatan di RS PKU Muhammadiyah [Jogja] saja sudah habis Rp20,8 juta. Karena harus dilakukan operasi dan PKU tidak ada alatnya, saya memilih dirujuk ke RS JIH. Sampai sekarang total tanggungan saya di RS JIH mencapi Rp33 juta," ungkap Endi saat ditemui di RS setempat, Jumat (21/2/2020).
Pihaknya menjelaskan telah mendepositokan biaya pribadi sebesar Rp10 juta ke RS JIH. Dengan demikian, Endi telah mengeluarkan biaya lebih kurang Rp30 juta.
"Saya hanya meminta jaminan untuk istri saya, jadi masih ada beban yang harus ditanggung oleh kami. Masih ada operasi yang perlu dijalani. Belum lagi saat istri harus mengandung anak, dan kata dokter harus melalui sesar. Artinya harus ada yang bertanggung jawab," kata Endi.
Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Sleman, yang menyalurkan bantuan sebanyak Rp73,2 juta. Kendati begitu, pihaknya tidak begitu yakin bahwa pengobatan serta perawatan yang dijalani istrinya bisa tertutup oleh bantuan yang diberikan Pemkab Sleman.
"Saya hanya berharap, perhatian pemerintah tak berhenti di sini, mengingat kejadian yang terjadi saat itu [pohon tumbang 15 Februari 2020 malam], saya berada di ruang publik, sedang berhenti di lampu merah. Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba pohon tumbang dan menimpa kami," ungkapnya.
Saat ini pihaknya hanya menerima penyaluran yang diberikan Pemkab. Ia juga meminta jaminan yang bisa diberikan kepadanya atas insiden tersebut.
Diwawancarai terpisah, Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan bahwa jaminan bisa diterima masyarakat melalui BPJS, termasuk bagi masyarakat kategori miskin. Ia mengatakan, bantuan yang diterima Endi dan keluarga merupakan upaya Pemkab melalui solidaritas berbagai instansi untuk meringankan beban para korban.
Baca Juga: APBN Tepat Sasaran, LAPAN Juaranya!
"Artinya kami berupaya untuk bisa meringankan beban korban saat ini. Kami tidak bisa menyelesaikan seluruhnya [biaya], jikapun mereka meminta, nantinya kami upayakan lebih lanjut bagaimana korban ini bisa tertangani, seperti dana solidaritas lain," terang Purnomo saat ditemui di RS JIH.
Ia mengaku, Pemkab tak bisa menjamin penanganan korban hingga selesai. Pasalnya, ada prosedur yang mengatur bagaimana bantuan diberikan, sehingga ia tak mau menyalahi protap yang ada.
Disinggung terkait penanganan pohon yang ada di lokasi kejadian, Sri Purnomo meminta masyarakat segera melapor jika ada temuan pohon yang keadaannya membahayakan. Dengan demikian, antispasi bisa dilakukan.
"Saya terus menerus mengingatkan kepada masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan masing-masing. Jika ada tanaman perindang atau pohon yang ada di sekitar lokasi mebahayakan, segera melapor ke BPBD atau DLH. Hal ini butuh dukungan juga oleh masyarakat dan semua pihak," tambahnya.
Berita Terkait
-
Kumpulkan Rp82 Juta, Pemkab Sleman Bantu 4 Korban Pohon Tumbang Jalan Wates
-
Pohon Tumbang Tewaskan Bayi 8 Bulan, Pemkab Sleman Beri Bantuan ke Korban
-
Pohon Tumbang dan Longsor Terjadi di Gunungkidul, Kerugian Capai Rp100 Juta
-
Korban Pohon Tumbang Jalan Wates Tak Dapat Bantuan, Endi: Mohon Belas Kasih
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan