SuaraJogja.id - Menteri Sosial Juliari Batubara datang ke Posko induk Puskesmas 1 Turi Sleman. Juliari tiba di Puskesmas tersebut pada Sabtu (22/2/2020) pukul 14.00 WIB dan langsung menyalami keluarga korban di lokasi.
Ia hadir sebagai wakil pemerintah untuk melihat langsung bagaimana penanganan dari bencana tersebut. Juliari juga berencana akan menemui keluarga korban dan memberikan santunan bagi keluarga korban yang meninggal dunia serta bertemu petugas di lapangan.
"Kami sangat berduka karena ini adalah anak-anak yang masih usia sangat remaja. Semoga keluarga bisa kuat dan tabah menerima cobaan ini dan juga kami berdoa untuk anak-anak yang masih dirawat agar kiranya bisa segera pulih kembali, bisa normal kembali, dan beraktivitas seperti sedia kala," tutur Juliari, Sabtu (22/2/2020), di Puskesmas I Turi Sleman.
Pihaknya juga mendengar, masih ada ada 2 orang korban yang belum ditemukan. Ia pun berharap agar keduanya segera bisa ditemukan dan investigasi yang menyeluruh terhadap peristiwa ini dilakukan.
"Karena ada nyawa yang hilang tentu harus ada investigasi, kenapa hal ini terjadi apakah ada unsur kelalaian misalnya, dan sebagainya," ungkapnya.
Mulai saat ini, bagi korban selamat, Kementerian Sosial (Kemensos) sudah mengadakan layanan psikologi sosial trauma healing.
Di samping itu, pemerintah melalui Kemensos berencana akan memberikan santunan sebesar Rp15 juta bagi masing-masing keluarga yang anaknya meninggal. Sementara, korban yang luka-luka akan mendapatkan santunan dari pemerintah daerah.
"Kalau yang luka-luka itu merupakan tanggungan oleh pemerintah daerah sampai benar-benar sembuh," tambahnya.
Untuk trauma healing ini sendiri, pihaknya akan menurunkan psikolog dalam jumlah yang besar, yaitu di atas 50 orang, karena jumlah yang harus didampingi pun cukup besar. Sementara, untuk proses hukumnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib, dan ia memahami bahwa pihak kepolisian sudah bisa menangani hal tersebut.
Baca Juga: 1 Jenazah Korban Susur Sungai SMP 1 Turi Masih Proses Pengangkatan
Kontributor : Julianto
Tag
Berita Terkait
-
Wajib Tahu! Ini Tanda-Tanda Banjir Bandang Akan Terjadi Meski Tidak Hujan
-
1 Jenazah Korban Susur Sungai SMP 1 Turi Masih Proses Pengangkatan
-
DPR Minta Kurikulum Pramuka Dievaluasi Menyeluruh
-
Alami Trauma, Korban Selamat Susur Sungai SMP 1 Turi Tak Mau Makan
-
Insiden Susur Sungai SMPN 1 Turi, Mendikbud Nadiem Sampaikan Belasungkawa
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM