SuaraJogja.id - Beragam informasi pencegahan virus corona beredar di media sosial. Banyak yang menyebutkan penggunaan masker sebagai salah satu langkah pencegahan. Namun, ada juga yang menyampaikan bahwa masyarakat yang dalam kondisi sehat tidak perlu mengenakan masker.
Dokter Spesialis Paru-paru Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), dr. Siswanto, Sp. P menjelaskan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.
"Sekarang yang harus digalakkan itu Hand Hygiene sesuai yang direkomendasikan WHO," kata Siswanto saat ditemui di ruang Humas RSA UGM Selasa (3/2/2020).
Ia merekomendasikan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh fasilitas umum. Termasuk sebelum menyentuh hidung, mulut, dan mengusap mata.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia juga telah merilis cara-cara agar masyarakat dapat mewaspadai penyebaran Covid-19.
Pertama, masyarakat diminta untuk jangan panik. Kedua, masyarakay diminta untuk segera melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit jika mengalami gejala terserang Covid-19.
Ketiga, menerapkan pola hidup sehat. Yakni mencuci tangan dengan sabun selama 40 detik, setelah menyentuh peralatan fasilitas umum dan sebelum makan.
Keempat, tidak menyentuh area mata mulut dan hidung dengan tangan yang kotor. Kelima, mengenakan masker saat menderita batuk dan pilek.
"Kalau gak batuk atau pilek ya gak usah pakai masker. Kecuali kok berpergian ke daerah infeksius atau fasilitas umum yang padat keramaian," kata Siswanto.
Baca Juga: Swalayan dan Apotek di Sleman Kehabisan Stok Masker
Siswanto menganjurkan masyarakat yang tidak menderita batuk dan pilek untuk mengenakan masker jika pergi ke daerah infeksius, seperti kawasan rumah sakit yang memiliki ruangan tertentu yang infeksius, maupun fasilitas umum yang padat keramaian.
Selain itu, Siswanto juga menganjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup. Dengan olahraga rutin pembersihan nafas juga dinilai akan lebih baik.
"Kan ada video Hoax, yang bener itu yang putih di dalam, yang hijau itu di luar," kata Siswanto menjelaskan pengenaan masker yang benar.
Ia menjelaskan bahwa masker yang biasa digunakan masyarakat memiliki 3 filter. Agar efektif, ia meminta masyarakat mengenakan masker dengan benar.
Yakni bagian berwarna putih adalah bagian dalam masker, sementara yang berwarna hijau merupakan bagian luar. Ia juga mengingatkan untuk menggunakan masker dengan rapat.
"Jangan sampai mulutnya ditutup, hidungnya malah enggak," tambah Siswanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha